Bapas Bengkulu dan APDSI Bahas Penanganan ABH
BENGKULU - Balai Pemasyarakatan Kelas II Bengkulu jumat kemarin 06/10/2022 lakukan koordinasi terkait perjajian kerja sama (PKS) yang dilakukan oleh Bapas dan Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDSI) di Desa Tanjung Besar Kecamatan Kaur Selatan. Koordinasi ini guna Peran APDSI dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).
Pada kegiatan kali ini dilakukan langsung oleh Kepala Balai Pemasyarakatan (Kabapas) Resman Hanafi dan didampingi oleh Kasubsi BKA Hastomo Arbi dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Muda Banu Normansyah yang melakukan koordinasi secara langsung dengan Medi selaku ketua APDESI Kecamatan Kaur Selatan. Kegiatan koordinasi ini membahas mengenai penanganan ABH sesuai dengan pengarahan dari ketua pengadilan untuk menghindari anak dari pidana penjara sehingga harus dilakukannya kerja sama antara Bapas dan APDSI.
“tujuan kita berkoordinasi dengan APDSI ini guna melakukan PKS dalam penanganan ABH di Kecamatan Kaur Selatan serta dapat turut serta dalam melakukan pengawasan terhadap ABH” Ujar Resman.
APDSI merupakan organisasi kemasyarakatan yang beranggotakan kepala desa dan perangkat desa baik yang aktif maupun purna bakti yang mempunyai peran sebagai penguatan kelembagaan untuk memajukan organisasi dan mensejahterakan anggotanya melalui penampungan aspirasi masyarakat desa. APDSI memiliki peran sebagai kemitraan dengan pemerintahan dalam rangka mendukung segala bentuk program dan kebijakan untuk kemajuan desa terutama pemerintah desa dan masyarakat desa.
kegiatan kerja sama ini dibentuk dalam membuat penanganan pertama terhadap ABH di wilayah desa dan kecamatan yang melibatkan pemerintah desa dengan melakukan pengawasan, pembimbingan, dan pelatihan kerja yang dapat dilakukan di kantor desa atau kantor pelayanan kesehatan yang ada di desa. Sehingga pemerintah desa dpat ikut berperan dalam memberikan penanganan dan pengawasan terhadap ABH.
Selanjutnya perjanjian kerjasama ini akan dilakukan dalam skala besar tidak hanya dalam lingkup desa atau kecamatan melainkan akan dilakukan dalam lingkup kabupaten dan kota. Kegiatan koordinasi yang telah dilakuka dengan ketua APDSI Kecamatan Kaur Selatan memberikan respon yang sangat baik dan mengharapkan adanya tindak lanjut dari pertemuan dengan skala yang lebih besar.
“kami selaku pemerintah desa sangat berterimakasih telah datang jauh-jauh dari Bengkulu tentunya kami sangat menerima dan siap membantu Bapas Bengkulu dalam Penanganan ABH” Ujar Medi.
