Skip to main content
x
rutan

Barang Milik Negara Rutan Bengkulu Segera Dilelang

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan pengecekan Barang Milik Negara (BMN) yang direncanakan akan dilelang dalam waktu dekat. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (6/1) di lingkungan Rutan Bengkulu dengan melibatkan tim internal yang terdiri dari pejabat struktural, staf pengelola BMN, dan tenaga administrasi.

Proses pengecekan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi, jumlah, dan kelengkapan dokumen barang yang akan dilelang. Barang-barang tersebut meliputi aset yang sudah tidak digunakan dalam operasional Rutan, seperti peralatan kantor, perlengkapan computer dan perlengkapan lainnya. Langkah ini dilakukan guna mendukung transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Hengki Alowan, menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan tahap awal sebelum proses pelelangan dilakukan. Tahapan berikutnya setelah pengecekan ini adalah pelaporan hasil verifikasi kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bengkulu untuk mendapatkan persetujuan pelelangan. Setelah itu, jadwal dan mekanisme lelang akan diumumkan secara terbuka agar masyarakat dapat berpartisipasi.

"Pengecekan BMN bertujuan untuk memastikan bahwa barang yang akan dilelang sudah sesuai dengan data administrasi yang ada, baik dari segi fisik maupun dokumennya," ujar Hengki.

Dalam kegiatan tersebut, tim juga memverifikasi kondisi barang, termasuk menilai kelayakan barang yang akan dilelang dan mencocokkannya dengan daftar aset yang telah disetujui untuk dilepas. "Kami ingin memastikan tidak ada ketidaksesuaian data sehingga proses lelang dapat berjalan lancar dan memenuhi prinsip tata kelola yang baik," tambah Hengki.

Sementara itu, Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, menegaskan pentingnya pelaksanaan lelang sebagai langkah optimalisasi pemanfaatan BMN. Yulian juga mengatakan bahwa Rutan Bengkulu berkomitmen untuk terus mengelola aset negara dengan transparan dan bertanggung jawab. Dengan pelaksanaan lelang BMN ini, diharapkan aset-aset yang sudah tidak digunakan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan negara.

"Melalui pelelangan ini, kami berharap dapat mengurangi beban aset yang tidak lagi produktif dan hasil dari lelang nantinya akan menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)," jelas Yulian.