Skip to main content
x
rutan

BMN dari Ditjenpas Tingkatkan Standar Pelayanan Kesehatan di Rutan Bengkulu

Bengkulu - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu kembali mendapatkan dukungan sarana dan prasarana dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kali ini, bantuan datang dalam bentuk Barang Milik Negara (BMN) yang difokuskan untuk mendukung operasional Klinik Pratama Rutan Bengkulu. Penyerahan BMN tersebut berlangsung pada awal pekan ini dan diterima langsung oleh pihak Rutan Bengkulu pada Senin (15/9).

Bantuan yang diberikan mencakup sejumlah alat kesehatan dan fasilitas pendukung pelayanan medis, seperti bed pasien, lemari penyimpanan obat dan peralatan medis, tabung oksigen, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan dalam penanganan kesehatan warga binaan. Langkah ini merupakan wujud komitmen Ditjenpas untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan di seluruh lapas dan rutan di Indonesia, termasuk di Provinsi Bengkulu.

Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ditjenpas atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai menjadi salah satu kunci dalam menjaga kondisi warga binaan agar tetap sehat dan produktif selama menjalani masa pidana.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas bantuan BMN dari Ditjenpas. Sarana dan prasarana yang diterima ini akan sangat membantu Klinik Pratama Rutan Bengkulu dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan. Dengan adanya peralatan baru ini, kami bisa meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menunjang program pemasyarakatan sehat,” ujar Yulian.

Bantuan ini menurut Yulian juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya memenuhi hak-hak dasar warga binaan pemasyarakatan, salah satunya hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Ditjenpas menekankan bahwa perawatan kesehatan di rutan dan lapas bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap hak asasi manusia.

"Dengan adanya tambahan fasilitas ini, kami optimis dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan memadai. Hal ini sekaligus mendukung tujuan besar pemasyarakatan, yakni membina warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat dalam kondisi sehat, berdaya, dan siap berkontribusi positif," pungkas Yulian.