Skip to main content
x
ASN
Gubernur Rohidin Mersyah
ASN

Gubernur Dorong Penerapan NIPD Bagi Perangkat Desa

Wartprima.com - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mendorong seluruh perangkat desa di Provinsi Bengkulu untuk segera miliki Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD).

NIPD adalah sebagai salah satu dasar tertib administrasi kepegawaian perangkat desa. Hal tersebut menyusul adanya kasus pemecatan perangkat desa secara sepihak yang terjadi di Bengkulu.

Kemudian, NIPD ini sebagai acuan untuk mengingat jabatan perangkat desa di beberapa wilayah merupakan jabatan yang rawan pemecatan. Seperti diketahui, banyak desa yang kepala desanya dengan mudah merotasi bahkan memecat perangkat desa usai pemilihan kepala desa.

“Pemberhentian itu harus berdasar, siapa pun bisa saja diberhentikan tidak hanya PPDI, tapi prosedurnya harus baku, tahapannya jelas, pelanggarannya juga harus jelas, atas dasar itu baru boleh diberhentikan,” kata Gubernur Rohidin Mersyah, Sabtu (18/7/20).

Gubernur Rohidin mengatakan PPDI ini sebagai organisasi profesi yang posisinya setara dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) Golongan II A. Organisasi ini merupakan wadah untuk melindungi para anggotanya.

“PPDI secara organisasi harus mampu memberi peran nyata kepada anggotanya. Karenanya, setiap anggota harus terdaftar di data base yang bisa diakses dengan sisten online sebagai penguatan,” ujarnya.

Gubernur Rohidin juga berharap, PPDI untuk berperan aktif saat pandemi Covid-19, salah satunya dengan sosialisasi kepada masyarakat baik itu mengenai protokol kesehatan maupun dukungan moril agar warga kembali percaya diri melakukan aktivitas.

“Dengan situasi yang melanda kita secara global ini tentu banyak sekali dampak yang timbul. Saya mohon betul kepada PPDI untuk turut aktif mensosialisasikan protokol kesehatan di wilayah kerjanya masing-masing,” pungkas Rohidin.

Sementara itu, Ketua PPDI Provinsi Bengkulu Ibnu Majah berharap perlindungan profesi mereka kepada gubernur Rohidin.

“Dengan adanya rakor ini kami berharap agar posisi kami terlindungi, tidak langsung dipecat demi kepentingan tertentu,” demikian Ibnu.

Facebook comments

Promotion

Adsense Page