Skip to main content
x
pelayanan
Saat Jasa Rahaja memberikan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan bus Sriwijaya

Jasa Rahaja Berikan Bantuan Rp 50 Juta Kepada Korban Kecelakaan Bus Sriwijaya

Wartaprima.com - PT Jasa Rahaja Cabang Bengkulu memberikan santunan senilai Rp 50 juta kepada ahli waris Rolima istri Ali Wijaya atau Jojon (sapaan akrabnya) yang menjadi korban kecelakaan Bus Sriwijaya di Liku Lematang Desa Perahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan pada 23 Desember 2019. 

Dikatakan oleh Kepala Cabang Jasa Rahaja Bengkulu, Abdul Haris untuk korban meninggal dunia santunannya sesuai dengan Peningkatan santunan dimaksud termuat dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut, dan Udara, jika meninggal dunia bantuan yang diberikan senilai Rp 50 juta dan untuk biaya perawatan senilai Rp 23 juta. 

"Pihak Jasa Rahaja akan memberikan santunan secara langsung kepada masing-masing ahli waris korban yang meninggal dunia. Dan untuk yang luka-luka kita akan membayarkan langsung ke rumah sakit tempat korban diobati," terang Kepala Cabang Jasa Rahaja, Selasa (24 Desember 2019).

Lanjutnya, untuk total besaran santunan keseluruhannya, ia belum bisa memastikan karena informasi terkini korban yang meninggal dunia sekitar 29 orang dan yang berasal dari Bengkulu ada 8 orang. 

"Kita akan segera melengkapi identitas ahli warisnya, dan secepatnya kami akan menyerahkan santunannya," ujar Kacab Jasa Rahaja. 

Sementara itu, Rolima istri dari Jojon saat diwawancarai media online ini mengatakan kesedihannya yang mendalam atas kepergian suaminya. "Sebelumnya kami itu berencana untuk ke Palembang bertoga, saya, anak dan suami, sudah itu saya tanya dengan suami sudah beli tiketnya? suami saya jawab sudah, tapi saya tidak tahu kalau dia beli tiket sendiri, malam tadi sekira pukul 03.00 saya kebangun, dan saya kepikiran kenapa suami tidak pulang, pagi ini baru saya tahu karena pihak Jasa Rahaja ke rumah memberitahukan bahwa suami saya terlibat kecelakaan di Liku Lematang," sampainya dengan sedih. (Qnadifa)