Skip to main content
x
Lapas Bengkulu Maulid Nabi

Peringati Maulid Nabi Lapas Bengkulu, Momentum Tingkatkan Akhlak

BENGKULU - Lembaga Pemasyarakatan Kelasa IIA Bengkulu memperingati Hari Maulid Nabi, Kamis pagi (20/10). Dalam kegiatan itu berlangsung dengan tema "Mari Kita Teladani Prilaku Rasullah SAW dalam kehidupan sehari hari, Untuk Menjadi Insan Yang Berakhlakul Karimah," tepatnya di Masjid An Nur Lapas Bengkulu. Tampak dalam kegiatan itu dihadiri Kepala Kanwil Kemenkumham Bengkulu Erfan, Kepala Divisi Administrasi Kemenkumham Bengkulu didampingi Kalapas Bengkulu Ade Kusmanto dan Kepala Seksi Pembinaan Lapas Bentiring Dudi Anggriyono.

Kakanwil Kemenkumham Bengkulu Erfan menerangkan, kegiatan ini sangat penting dilaksanakan selain positif juga dapat meningkatkan ketakwaan dan keimanan terhadap warga binaan Lapas Bengkulu.

"Saya mengapresiasi terhadap Kalapas Bengkulu dan jajarannya, karena selalu melaksanakan kegiatan rohani islam. Seperti dalam memperingati Maulid Nabi ini, tentunya warga binaan yang ada dapat memahami momentum tersebut agar kedepan nya dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan," katanya.

"Kita wajib mentaati dan menteladani, tingkah laku istimewa Nabi Muhammad Ini. Terutama juga kewajiban kita mengucapkan solawat terhadap beliau maka kita insyallah mendapatkan syafaat tersebut," tambahnya.

Usai memberikan kata sambutan kakanwil kemenkumham bengkulu, dilanjutkan dengan pengisian tausiah dari Ustadz Robi Darwis. Dalam memberikan tausiah, Ustadz Robi mengajak seluruh warga binaan maupun petugas Lapas Bengkulu agar dapat meningkatkan ketakwaan serta keimanan terutama menjaga sikap dan akhlak yang baik. 

"Jadi dalam kehidupan ini, pedoman  adalah nabi dimana ini jadi cerminan kita bersama. Makanya kalau bisa kita dapat mencontoh sikap akhlak nabi muhammad. Selain itu dalam kehidupan ini, kita juga turut bertakwa agar terus beribadah terhadap Allah Swt," terangnya. 

Ustadz Robi pun memuji program Lapas Bengkulu yang saat ini terus digalakan yakni, BBQ (Berantas Buta Aksara Al Quran) yakni warga binaan diharapkan dapat fasih membaca al quran. 

"Saya sangat takjub, yang membaca al quran tadi sangat fasih. Rupanya yang mengaji ini dari santri yang Ada di Lapas Bengkulu, terutama adanya program Berantas Buta Aksara Alquran ini sangat efektif," katanya. 

Dalam kegiatan tersebut di isi juga dengan pembacaaan Al Quran, bahkan ada juga lantunan Shalawat di iringi alat musik rabbana dari Gema Majelis Dakwah Rasulullah (MDA) Bengkulu.