Petugas Rutan Bengkulu Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Arsip Dinamis dan Pemusnahan
BENGKULU – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Arsip Dinamis dan Pelaksanaan Pemusnahan Arsip Fasilitatif dan Substantif yang diadakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bengkulu. Acara ini berlangsung di Hotel Santika Bengkulu pada Jum'at (29/11).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Bengkulu, Santosa, yang diwakili oleh Kepala Divisi Administrasi, Machyudie. Dalam sambutannya, Machyudie menekankan pentingnya pengelolaan arsip sebagai bagian dari tata kelola administrasi yang baik. "Pengelolaan arsip yang tertib dan pemusnahan arsip yang sudah tidak bernilai guna merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja, serta mendukung akuntabilitas institusi," ujar Machyudie.
Acara ini menghadirkan narasumber dari Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemenkumham, yakni Arsiparis Pertama, Bimo Aji Prabowo. Dalam paparannya, Bimo menjelaskan secara mendalam mengenai arsip dinamis dan langkah-langkah pemusnahan arsip yang sesuai dengan regulasi. “Arsip dinamis adalah dokumen yang masih memiliki nilai guna dalam mendukung aktivitas organisasi, sementara pemusnahan arsip harus dilakukan dengan prosedur yang tertib untuk menghindari risiko penyalahgunaan data,” jelasnya.
Peserta sosialisasi yang berasal dari berbagai unit pelaksana teknis (UPT) di lingkungan Kemenkumham Bengkulu, termasuk Rutan Kelas IIB Bengkulu, mendapatkan pemahaman mengenai jenis arsip fasilitatif dan substantif yang perlu dikelola dengan baik. Dalam sesi diskusi, peserta juga diajak untuk berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan arsip di masing-masing unit kerja.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kearsipan, sehingga setiap UPT mampu melaksanakan pengelolaan arsip secara profesional. Selain itu, pemusnahan arsip yang tidak lagi bernilai guna diharapkan dapat mengurangi beban penyimpanan dokumen, sekaligus mendukung efisiensi ruang kerja.
Sementara itu, Karutan Bengkulu, Yulian Fernando, mengatakan partisipasi Rutan Kelas IIB Bengkulu dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen untuk mendukung tata kelola administrasi yang baik. Yulian juga menyatakan bahwa pihaknya akan mengimplementasikan hasil sosialisasi ini guna meningkatkan pengelolaan arsip di lingkungan Rutan.
"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh pengelola arsip khususnya Rutan Bengkulu mampu menjalankan pengelolaan arsip sesuai standar yang telah ditetapkan, serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan transparan," ujar Yulian.
