Warga Binaan Rutan Bengkulu Budidaya Ikan, Siapkan Fasilitas Kolam
Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah pembangunan kolam ikan berukuran 3x6 meter di area Rutan. Kolam tersebut direncanakan akan digunakan sebagai media pemeliharaan ikan nila, dengan target pelepasan sebanyak 1.000 ekor bibit ikan.
Petugas Pembina Kemandirian, Nanang Darmawan menyampaikan bahwa pengerjaan kolam sudah memasuki tahap akhir, yaitu pengecoran lantai. Nanang menargetkan pengerjaan akan selesai pada awal tahun 2025.
“Saat ini, progres pembangunan kolam telah mencapai 70 persen. Kami terus memaksimalkan pengerjaan agar kolam ini dapat segera digunakan. Nantinya, ikan nila yang dipelihara di sini diharapkan menjadi salah satu sumber protein bagi warga binaan, sekaligus mendukung program ketahanan pangan,” ujar Nanang.
Selain mempersiapkan kolam ikan, Rutan Bengkulu juga aktif dalam pemeliharaan tanaman pangan. Beberapa jenis tanaman yang saat ini dibudidayakan di antaranya adalah kangkung, tomat, terong, dan beberapa jenis sayuran lainnya. Tanaman-tanaman tersebut dikelola oleh warga binaan dengan bimbingan dari petugas Rutan.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam Rutan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan bagi warga binaan. Mereka dilatih untuk bercocok tanam dan memelihara ikan, sehingga memiliki keterampilan yang berguna setelah bebas nanti,” tambah Nanang.
Sementara itu,Karutan Bengkulu, Yulian Fernando mengemukakan, upaya ini merupakan bagian dari langkah Rutan Bengkulu dalam mendukung program ketahanan pangan yang telah menjadi prioritas nasional. Dengan adanya kolam ikan dan lahan pertanian, Rutan Bengkulu berupaya mewujudkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar.
“Kami optimis bahwa dengan kerja sama semua pihak, program ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang nyata, baik bagi warga binaan maupun bagi keberlangsungan Rutan secara keseluruhan,” tegas Yulian.
Dengan progres yang terus berjalan, Rutan Bengkulu berharap seluruh program ini dapat segera rampung dan memberikan hasil yang optimal untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
