Apel Pagi, Jajaran Rutan Bengkulu Diminta Menjaga Kedisipilinan Kerja
Bengkulu – Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Bengkulu, Yulian Fernando, memberikan arahan tegas terkait disiplin dan tanggung jawab kepada seluruh jajarannya dalam apel pagi yang digelar pada Senin (10/2). Dalam kesempatan tersebut, Karutan menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan sebagai pondasi utama dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Selain menyoroti aspek kedisiplinan, Karutan juga mengingatkan seluruh staf untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, setiap pegawai memiliki peran penting dalam menjaga citra institusi, terutama dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan di Rutan Bengkulu.
"Sebagai petugas pemasyarakatan, kita harus selalu disiplin dan bertanggung jawab dalam setiap tugas yang kita emban. Jangan pernah lengah, karena sedikit saja kelalaian bisa berdampak besar bagi institusi ini," ujar Yulian Fernando dalam arahannya.
Lebih lanjut, Yulian juga mengimbau seluruh pegawai Rutan Bengkulu agar meningkatkan pelayanan yang lebih humanis dan berintegritas. Hal ini sejalan dengan komitmen Rutan Bengkulu dalam memberikan layanan prima kepada WBP serta masyarakat pengguna layanan.
Menurutnya, sikap profesionalisme dan empati dalam bekerja harus menjadi prioritas utama dalam memberikan pelayanan. Ia menekankan bahwa pelayanan yang baik tidak hanya berdampak pada kenyamanan WBP, tetapi juga mencerminkan kualitas institusi di mata masyarakat.
"Kita harus memberikan pelayanan yang tidak hanya sesuai standar, tetapi juga lebih humanis dan berintegritas. Jangan sampai ada keluhan dari masyarakat atau WBP yang merasa tidak mendapatkan haknya," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yulian juga mengingatkan bahwa Rutan Bengkulu saat ini tengah mempersiapkan diri untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) setelah sebelumnya berhasil memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Ia menegaskan bahwa pencapaian WBK tahun lalu bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan langkah awal untuk mencapai standar pelayanan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk terus bekerja dengan semangat dan komitmen yang tinggi dalam rangka mewujudkan Rutan Bengkulu sebagai unit pelayanan yang profesional dan bersih dari praktik korupsi.
"Pencapaian WBBM tidak dapat diraih tanpa kerja sama dan sinergi dari seluruh elemen di Rutan Bengkulu. Oleh karena itu, mari kita tanamkan
sikap disiplin, bertanggung jawab, serta menjalankan tugas dengan penuh dedikasi," tutup Yulian.
Apel pagi yang berlangsung dengan khidmat ini diakhiri dengan doa bersama, sebagai wujud harapan agar seluruh jajaran Rutan Bengkulu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas serta mencapai target yang telah ditetapkan. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi, diharapkan Rutan Bengkulu dapat kembali mencatatkan prestasi sebagai unit kerja berintegritas yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
