Panen Sayuran, Rutan Bengkulu Penuhi Kebutuhan Dapur dari Kebun Sendiri
Bengkulu – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kemandirian pangan melalui program ketahanan pangan yang melibatkan langsung warga binaan. Hari ini, program tersebut kembali membuahkan hasil dengan dilaksanakannya panen sejumlah sayur-sayuran segar seperti kangkung, terong, dan timun blewah.
Kegiatan panen dilakukan di lahan pertanian yang berada di dalam area Rutan Bengkulu. Lahan ini sebelumnya telah diolah dan dimanfaatkan sebagai kebun produktif oleh para warga binaan di bawah pengawasan dan bimbingan petugas pembinaan. Hasil panen hari ini kemudian langsung disalurkan ke dapur rutan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian para warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Yulian Fernando, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian dan keterampilan hidup bagi warga binaan. “Program ketahanan pangan ini tidak hanya bertujuan untuk melatih keterampilan bertani, tetapi juga mendukung pemenuhan kebutuhan dapur rutan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan hasil panen yang melimpah, kebutuhan bahan makanan untuk dapur rutan kini dapat dipenuhi sebagian besar dari kebun sendiri. Sayuran seperti kangkung dan terong yang dipanen hari ini akan langsung diolah menjadi menu makanan sehat bagi para penghuni rutan, sementara timun blewah akan digunakan sebagai bahan makanan tambahan yang menyegarkan.
Petugas pembinaan Rutan Bengkulu, Nanang Darmawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki banyak manfaat positif. “Selain menghasilkan sayuran segar yang bergizi, program ini juga menghemat biaya operasional dapur dan mengajarkan nilai kerja keras serta tanggung jawab kepada warga binaan,” jelas Nanang.
Program pertanian ini telah berlangsung selama beberapa bulan dan dikelola secara bergiliran oleh kelompok warga binaan. Mereka diajarkan teknik bertani yang baik, seperti pengolahan tanah, pemupukan, penyiraman, serta pengendalian hama secara alami. Para petugas berharap, bekal keterampilan ini dapat dimanfaatkan oleh warga binaan ketika mereka kembali ke masyarakat nanti.
Ke depan, Rutan Bengkulu berencana untuk memperluas jenis tanaman dan lahan yang digunakan agar bisa menghasilkan lebih banyak produk pertanian. Tidak hanya untuk konsumsi internal, jika memungkinkan, hasil panen juga akan dikembangkan sebagai produk olahan atau dipasarkan secara terbatas untuk mendukung pembinaan kewirausahaan warga binaan.
