Skip to main content
x
rutan

Bangun Dukungan dan Motivasi, Warga Binaan Rutan Bengkulu Ikuti Sharing Group Bersama IKAI

Bengkulu – Bekerja sama dengan Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI), Rutan Bengkulu kembali menggelar program rehabilitasi pemasyarakatan, yang kali ini diisi dengan kegiatan sharing group bersama para konselor berpengalaman.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (14/8) ini diikuti oleh 60 warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan. Mereka merupakan peserta yang sebelumnya telah mengikuti rangkaian program rehabilitasi, termasuk seminar edukasi tentang bahaya narkoba yang digelar pada pertemuan terdahulu.

Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Ferando melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata sinergi dalam penanganan adiksi bagi arga binaan. “Rehabilitasi bukan hanya soal menghentikan penggunaan narkoba, tetapi juga membangun pola pikir, emosi, dan keterampilan hidup yang sehat. Kami ingin warga binaan memiliki kesempatan untuk pulih dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal yang positif,” ujarnya.

Sesi sharing group yang difasilitasi oleh konselor dari IKAI berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil, sehingga setiap orang memiliki ruang untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan strategi yang mereka gunakan dalam menghadapi godaan serta tekanan yang berkaitan dengan narkoba.

Metode sharing group dirancang untuk membangun rasa saling percaya dan dukungan antar peserta. “Pendekatan kelompok memungkinkan mereka untuk merasa tidak sendirian dalam perjuangan ini. Mereka bisa belajar dari pengalaman satu sama lain, saling menguatkan, dan termotivasi untuk terus melangkah ke arah yang lebih baik,” ujar salah satu Konselor IKAI.

Program rehabilitasi pemasyarakatan di Rutan Bengkulu ini direncanakan akan berlanjut dengan berbagai bentuk kegiatan. Harapannya, setelah menjalani pembinaan secara menyeluruh, para warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan bebas dari narkoba.