Skip to main content
x
Anggota Dewan Andy Suhary Pastikan Percepatan Infrastruktur Mukomuko Masuk Agenda Prioritas 2026

Anggota Dewan Andy Suhary Pastikan Percepatan Infrastruktur Mukomuko Masuk Agenda Prioritas 2026

Mukomuko, Wartaprima.com – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Andy Suhary, S.E., M.Pd, menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam mengawal percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mukomuko sebagai bagian dari agenda strategis Pemerintah Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2026.

Melalui pelaksanaan fungsi anggaran dan pengawasan, DPRD Provinsi Bengkulu memastikan seluruh program pembangunan, khususnya sektor jalan dan jembatan, dilaksanakan secara terencana, tepat sasaran, serta berkelanjutan guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Andy Suhary usai melakukan peninjauan lapangan terhadap proyek peningkatan jalan provinsi ruas SP3–Pondok Batu (Yamaja) sepanjang 3,7 kilometer yang saat ini tengah berjalan dengan nilai anggaran sebesar Rp14,4 miliar. Proyek tersebut dinilai sebagai salah satu fondasi penting dalam mendukung konektivitas wilayah Mukomuko.

Menurut Andy, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, namun memiliki peran strategis dalam membuka akses ekonomi, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperkuat pelayanan publik di daerah.

Sejalan dengan itu, DPRD Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi telah mematangkan sejumlah program infrastruktur prioritas yang direncanakan akan direalisasikan pada tahun 2026.

“Tahun 2026, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mukomuko menjadi fokus utama. Prioritas diarahkan pada peningkatan jalan dan jembatan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Andy.

Untuk mendukung agenda tersebut, beberapa proyek strategis telah masuk dalam perencanaan, di antaranya pembangunan jalan Lubuk Pinang–Penarik dengan alokasi anggaran sekitar Rp25 miliar serta pembangunan Jembatan Pondok Batu senilai Rp5,5 miliar. Kedua proyek tersebut diproyeksikan menjadi penghubung vital antarkecamatan sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

Andy menegaskan bahwa DPRD Provinsi Bengkulu akan melakukan pengawasan secara intensif guna memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan teknis dan target waktu yang telah ditetapkan.

“Anggaran pembangunan bersumber dari uang rakyat. Oleh karena itu, kami berkewajiban memastikan kualitas pekerjaan terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, DPRD Provinsi Bengkulu juga mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat pada tahun 2026 melalui program bantuan alat dan mesin pertanian, penyediaan pupuk, serta bantuan mesin kapal bagi nelayan. Sinergi antara pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor produktif dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan daerah secara merata dan berkelanjutan.

“Infrastruktur terus kita perkuat, bersamaan dengan penguatan ekonomi rakyat. Dengan demikian, pembangunan di Mukomuko dapat berjalan seimbang dan berkelanjutan,” pungkas Andy. (Adv)