DPRD Lampung Selatan Dorong Pemkab Jemput Program Pusat di Tengah Keterbatasan Anggaran
Wartaprima.com, Kalianda - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kamis (16/4).
Dalam rapat tersebut, keterbatasan anggaran daerah menjadi sorotan utama. DPRD mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan proaktif dalam mencari sumber pendanaan alternatif, terutama dari pemerintah pusat.
Anggota Komisi III DPRD Lampung Selatan, Bowo Edi Anggoro, menegaskan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, daerah tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan fiskal sendiri.
“Sebagian anggaran dari pusat mengalami pengurangan, sehingga banyak program yang terdampak. Karena itu, daerah harus memiliki kreativitas dan inovasi agar pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya langkah proaktif dalam “menjemput bola” berbagai program pusat yang masih tersedia. Menurutnya, Lampung Selatan memiliki peluang besar untuk mendapatkan dukungan tersebut jika mampu bergerak cepat dan tepat.
“Kita harus aktif melihat peluang di pusat. Posisi Lampung Selatan saat ini cukup strategis untuk mendapatkan dukungan program,” tambahnya.
Selain itu, Bowo juga mengingatkan agar seluruh program organisasi perangkat daerah (OPD) terdata dan terintegrasi dengan baik dalam sistem perencanaan, termasuk dalam kamus usulan. Hal ini penting agar program yang diajukan selaras dengan pokok-pokok pikiran DPRD (e-Pokir) yang telah disusun sejak awal tahun.
“Seluruh kegiatan OPD harus masuk dalam kamus usulan. Kita sudah mengajukan e-Pokir sejak awal tahun, sehingga harus sinkron agar tidak terjadi tumpang tindih,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bappeda Lampung Selatan, Aryan Saruhian, menyatakan pihaknya siap terus berinovasi dan memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat.
“Kami siap untuk terus berinovasi. Saat ini juga kami aktif menjajaki berbagai peluang program pusat bersama Bupati,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, Lampung Selatan berpeluang mendapatkan sejumlah program dari pemerintah pusat, di antaranya bantuan bedah rumah dan program lainnya yang masih dalam proses pengajuan.
“Insyaallah ada beberapa program pusat yang akan kita peroleh, seperti bantuan bedah rumah dan lainnya. Saat ini masih dalam proses pengawalan,” pungkasnya.
RDP ini menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam menghadapi keterbatasan anggaran, sekaligus memastikan pembangunan di Lampung Selatan tetap berjalan melalui inovasi dan pemanfaatan peluang dari pemerintah pusat.
