Skip to main content
x
Polresta Bengkulu Mediasi Perkelahian Antar Pelajar, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Polresta Bengkulu Mediasi Perkelahian Antar Pelajar, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Bengkulu – Polresta Bengkulu melalui Polsek Gading Cempaka berhasil memediasi perselisihan yang melibatkan sejumlah pelajar MAN 1 Kota Bengkulu dan SMKN 7 Kota Bengkulu. Mediasi dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya aksi tawuran antarpelajar yang berpotensi menimbulkan korban maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan mediasi berlangsung di Aula Polsek Gading Cempaka, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Call Center 110 terkait adanya perselisihan dan perkelahian antarpelajar.

Mediasi dipimpin Kapolsek Gading Cempaka AKP Surya Rahmat Purnama, S.H., M.H., didampingi sejumlah personel Polsek Gading Cempaka. Dalam kegiatan tersebut, pihak kepolisian mempertemukan para pelajar yang terlibat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan sekaligus memberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Kapolsek Gading Cempaka AKP Surya Rahmat Purnama menjelaskan, perselisihan bermula dari adanya persoalan pribadi antarpelajar yang kemudian berkembang hingga terjadi aksi kekerasan.

“Kami menerima informasi adanya perselisihan antarpelajar yang berpotensi berkembang menjadi tawuran. Karena itu, kami langsung mengambil langkah cepat dengan mengamankan situasi dan mempertemukan kedua belah pihak untuk mencari penyelesaian terbaik,” ujar AKP Surya.

Berdasarkan hasil mediasi, diketahui bahwa sebelumnya terjadi sejumlah rangkaian peristiwa yang melibatkan pelajar dari kedua sekolah. Perselisihan tersebut kemudian berkembang hingga salah satu pihak mengalami pengeroyokan menggunakan helm dan kayu.

Situasi semakin memanas setelah muncul rencana aksi pembalasan dengan mendatangi sekolah pihak lainnya pada Jumat (21/8/2026). Namun, informasi mengenai rencana tersebut terlebih dahulu diketahui pihak kepolisian sehingga personel Polsek Gading Cempaka segera melakukan langkah pengamanan dan pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya tawuran.

“Kami tidak ingin persoalan antarpelajar ini berkembang menjadi tawuran yang dapat merugikan banyak pihak. Anak-anak ini masih memiliki masa depan yang panjang, sehingga penyelesaian secara damai, pembinaan, dan pengawasan bersama jauh lebih penting daripada membiarkan persoalan berlanjut,” tegasnya.

Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan. Para pelajar juga menyatakan kesediaannya untuk tidak mengulangi perbuatan serupa, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

AKP Surya menambahkan, pihaknya mengingatkan seluruh pelajar agar mampu menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan untuk melakukan kekerasan.

“Kami mengajak para pelajar untuk tidak mudah terprovokasi, tidak membawa masalah pribadi ke lingkungan sekolah, serta menjauhi segala bentuk kekerasan dan tawuran. Jika ada persoalan, segera sampaikan kepada guru, orang tua, Bhabinkamtibmas, atau pihak kepolisian agar dapat kita selesaikan bersama,” pungkasnya.

Dalam kesepakatan bersama, para pelajar dari MAN 1 Kota Bengkulu dan SMKN 7 Kota Bengkulu berjanji untuk menjaga perilaku, tidak mengulangi perbuatan serupa kapan pun dan di mana pun, serta menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polsek Gading Cempaka yang telah bergerak cepat dalam mencegah potensi tawuran serta membantu menyelesaikan perselisihan antarpelajar secara kekeluargaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Gading Cempaka yang telah membantu menyelesaikan persoalan ini dengan pendekatan yang humanis. Kami berharap setelah mediasi ini para siswa dapat kembali belajar dengan baik dan tidak mengulangi kejadian yang sama,” ungkap pihak sekolah.

Senada, pihak keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada kepolisian yang telah memberikan ruang penyelesaian secara damai sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar yang terlibat.

“Kami dari pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu menyelesaikan masalah ini. Kami berharap anak-anak dapat mengambil pelajaran dari kejadian ini, saling memaafkan, dan ke depan lebih berhati-hati dalam bertindak,” ujar salah satu pihak keluarga.

Polsek Gading Cempaka menegaskan akan terus melakukan upaya preventif dan pembinaan terhadap kalangan pelajar guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sekaligus mencegah terjadinya aksi tawuran dan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Bengkulu.