Pembangunan Rabat Beton Tidak Sesuai Spek, Warga Nasal Protes
Wartaprima.com - Dana Desa (DD), Desa Air Pahlawan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur pada tahun 2019 semakin bertambah dengan jumlah lebih kurang Rp 1,4 miliar.
Anggaran tersebut sebagian dialokasikan untuk pembangunan jalan rabat beton di Desa Air Pahlawan. Hanya saja, Pembangunan rabat beton dengan panjang kurang lebih 600 meter dan lebar 2 meter ini dalam penerapannya banyak menuai pro dan kontra karena pekerjaannya tidak sesuai dengan spek.
Saat awak media wartaprima.com meninjau langsjung lokasi pembangunan jalan rabat beton tersebut, masyarakat yang bekerja tidak ada, hanya ada beberapa kendaraan jenis Pick Up yang sedang mengangkut material jenis pasir dan koral.
Salah satu warga Nasal, Adit Dm mengimbau sebaiknya pembuatan jalan rabat beton jni harus di skrap dan dialas dengan sejenis karpet agar air semen tidak keluar atau terbuang kebawah, dan sebaiknya setiap item pembangunan dipasang papan informasi agar masyarakat tahu berapa besaran dana yang digunakan dalam pembangunan ini.
"Jika saya lihat, pembangunan ketebalan rabat itu hanya 10-15 cm saja, seharusnya tebalnya itu 15-20 cm dan berbentuk cembung, tidak datar seperti ini," ungkapnya.
Saat dimintai konfirmasi pada Jumat (26/07/19) pihak Sekdes Air Pahlawan mengatakan, jika Kades dan Bendahara masih di Bengkulu, jika nanti masyarakat ingin mengambil gajinya, masyarakat harus menunggu kades pulang.
"Masalah protes dari salah satu warga Nasal tadi, nanti akan saya sampaikan lagi ke kades, bagaimana selanjutnya," katanya. [Jh0n]
