Skip to main content
x
Rutan Bengkulu

Perluas Wawasan Zona Integritas, Rutan Bengkulu Ikuti Penguatan

BENGKULU - Gaung pembangunan Zona Integritas di jajaran Kanwil Kemenkumham Bengkulu, khususnya Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu nampaknya bukan sekedar semboyan semata. Keseriusan tersebut terlihat sejak pertengahan Februari lalu, jajaran Kanwil Kemenkumham Bengkulu secara proaktif menggelar sejumlah kegiatan penguatan langsung oleh pejabat kementerian. Penguatan dan pendampingan tersebut gencar dilakukan demi mengoptimalkan persiapan UPT Pemasyarakatan maupun Imigrasi dalam mengikuti kontestasi WBK/WBBM Tahun 2024. 

Kamis (1/2), giliran Inspektur Wilayah II, Bapak Lilik Sujandi yang didatangkan langsung guna memberikan penguatan dan pendampingan. Kegiatan tersebut di gelar di Aula Soekarno dan diikuti oleh seluruh Kepala UPT beserta para Ketua dan anggota pokja pembangunan ZI di jajaran Kanwil Kemenkumham Bengkulu, termasuk diantarannya Karutan Bengkulu, Farizal Antony dan Kasubsi Pengelolaan, Hengki Alowan selaku Ketua Tim ZI Rutan Bengkulu. Acara ini juga dihadiri oleh para Kepala Divisi, Pejabat Administrator dan Pengawas jajaran Kanwil Kemenkumham Bengkulu. Selain itu acara ini juga diikuti secara virtual oleh jajaran staf Rutan Kelas IIB Bengkulu.

Membuka kegiatan, Kepala Divisi Administrasi, Achmad Brahmantyo Machmud mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu menyampaikan pembentukan Zona Integritas di jajaran Kanwil Kemenkumham Bengkulu menjadi prioritas utama di tahun 2024. Mengingat hingga saat ini belum ada satu UPT pun yang berhasil meraih predikat WBK pun WBBM. Kedatangan Irwil II dalam kegiatan penguatan tersebut diharapkan mampu menambah wawasan seluruh jajaran terkait pembangunan Zona Integrasi menuju WBK/WBBM. 

Sementara itu, Irwil II, Lilik Sujandi mengatakan pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kanwil maupun UPT sejatinya tidak hanya sebatas meraih predikat WBK/WBBM semata. Lebih dari itu, menurut Lilik reformasi birokrasi memiliki ruang bergerak yang sangat luas dan sangat menyentuh pelaksanaan tugas dan fungsi. Dimana fokus utama adalah mewujudkan tata kelola birokrasi yang bebas dari korupsi serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk itu lanjut Lilik dalam upaya pembentukan Zona Integrasi perlu didorong oleh perubahan mindset dari seluruh aspek pegawai. Pola pikir yang berorientasi pada integritas harus ditanamkan sedini mungkin sebagai landasan komitmen perubahan.

"Saya merasa sangat terlalu sederhana ketika yang disampaikan berbicara tentang reformasi birokrasi hanya sebatas membangun zona integritas menuju WBK/WBBM. Implementasi reformasi birokrasi memiliki ruang bergerak yang sangat luas dan sangat menyentuh pelaksanaan tugas dan fungsi. Sudah ratusan Satker kita berpredikat WBK Maupun WBBM. Jadi kalau hanya berbicara tentang itu rasanya terlalu sederhana. Kedepan yang akan kami bicarakan adalah hal-hal yang sifatnya substantif. Jangan sampai membangun zona integritas menuju WBK/WBBM tapi pemahaman mendasar tentang reformasi birokrasi itu kita lupakan," tegas Lilik.

Pada kesempatan tersebut Lilik Sujandi juga menyampaikan kunci sukses perubahan, yakni: penetapan prioritas perubahan, rencana kerja sebagai agenda perubahan, pembentukan tim dan rencana area perubahan yang terintegrasi dalam prioritas perubahan, reform yang terkelola dalam proses yang baik dan berkesinambungan, mengagendakan peran pimpinan, membangun dukungan internal dan eksternal, perubahan budaya kerja sebagai fondasi perubahan, berorientasi pada upaya pencegahan korupsi, perbaikan tata kelola sesuai standar evaluasi dan pemantauan hasil survey sebagai upaya monitoring proses perubahan.

Ditemui usai kegiatan, Karutan Bengkulu, Farizal Antony menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tentunya sangat bermanfaat bagi Rutan Kelas IIB Bengkulu yang notabenenya saat ini sedang berjuang untuk meraih predikat WBK. Untuk itu Farizal menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Kanwil Kemenkumham Bengkulu yang terus memberikan dukungan melalui sejumlah kegiatan penguatan maupun pendampingan yang telah dilaksanakan selama ini.

"Tentunya kegiatan ini menjadi momentum bagi kami Rutan Bengkulu dalam menambah wawasan terkait hal-hal apa saja yang perlu kami persiapkan dan kami lakukan dalam upaya pembangunan Zona Integritas di Rutan Bengkulu. Kami menyadari ini merupakan sebuah tantangan besar yang harus kami hadapi. Untuk itu kami terus berupaya mengoptimalkan semua lini baik dari segi pemenuhan fasilitas layanan, teknis pelayanan maupun penguatan karakter pada pegawai. Kami ucapkan terima kasih kepada Kanwil Kemenkumham Bengkulu yang terus memberikan dukungan melalui kegiatan pendampingan secara langsung maupun virtual. Kami optimis dengan kerja keras dan solidaritas antara seluruh jajaran, tahun ini Rutan Bengkulu mampu meraih predikat WBK," pungkas Farizal.