Skip to main content
x
politik
Eko Putro Sandjojo, BSEE, M.BA, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI

PKB Siapkan Figur Untuk Meraih Kursi DPR RI, Siapa?

Wartaprima.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal menyiapkan figur potensial untuk meraih kursi DPR RI daerah pemilihan Provinsi Bengkulu pada pemilu 2019 nanti. Hal itu menyusul mundurnya Leni Maryati John Latief yang dikabarkan pindah ke Partai Nasdem.

Eko Putro Sandjojo, BSEE, M.BA, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI
Siapa dia? Dia adalah Eko Putro Sandjojo, BSEE, M.BA, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia pada Kabinet Kerja yang menjabat sejak 27 Juli 2016 menggantikan Marwan Jafar, rekan satu partainya. Pria kelahiran Jakarta, 21 Mei 1965 itu bakal menjadi bacaleg PKB untuk DPR RI daerah pemilihan Provinsi Bengkulu. 

Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu Herliardo mengatakan, munculnya nama Eko Putro Sandjojo baru disampaikan DPP PKB pada Jumat (13/7/2018). Eko Putro Sandjojo sendiri merupakan salah satu pengurus DPP PKB, partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar.

Dengan munculnya bacaleg dari pusat, Herliardo tidak menampik akan terjadi perubahan komposisi bacaleg di PKB, khususnya untuk Provinsi Bengkulu. "Ini diluar dugaan, namun kewenangan penentuan bacaleg itu ada di DPP PKB, kami pengurus tentu selalu siap menjalankan kebijakan dan kewajiban kepartaian. Dengan demikian, kami optimis PKB akan memperoleh penambahan kursi signifikan untuk pemilu 2019 nanti, khususnya di Provinsi Bengkulu disemua level," kata Herliardo.

Sementara terkait pencalonan dirinya untuk DPR RI, Herliardo mengaku masih berkonsultasi dengan para sesepuh dan kiyai serta para tokoh masyarakat. Sebab, sebelumnya Herliardo mengatakan akan menjadi bacaleg untuk DPR RI dapil Provinsi Bengkulu.

Eko Putro Sandjojo diketahui merupakan kalangan profesional yang bergabung di Partai PKB. Sebelum berpartai, dia adalah pengusaha yang sejak tahun 2015 menjabat Direktur Utama PT Sierad Produce Tbk setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sejak tahun 2009. Dia juga tercatat menjabat sebagai Komisaris Independen PT Central Proteina Prima Tbk berdasarkan keputusan RUPSLB Perseroan pada tanggal 12 Juni 2015.

Meraih gelar Sarjana Elektro dari University of Kentucky, Lexington pada tahun 1991 dan Master of Business Administration dari Institute Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI), Jakarta pada tahun 1993.

Dalam rekam jejak karirnya, Eko cukup moncer. Setelah lulus Politeknik Universitas Indonesia (UI), ia lalu melanjutkan studi ke Bachelor Degree University of Kentucky 1991 bidang electrical engineering. Lulus dari IPMI MBA Jakarta tahun 1993 Eko bekerja di PT Indonesia Farming mulai tahun 1994-1997 sebagai General Manager, di mana orang tuanya memiliki 5 persen saham.

Pada 1997 ia bergabung dengan PT Sierad Produce Tbk hingga menjadi Direktur Utama pada 2005-2006. Kemudian pindah ke Humpuss pada tahun 2007 sebagai Direktur Utama. Pria kelahiran Jakarta, 21 Mei 1965 ini kembali ke PT Sierad Produce Tbk sebagai Presiden Direktur PT Sierad Produce Tbk di tahun 2009.

Dia pernah mengikuti sejumlah kursus kepemimpinan dalam pembangunan pascakonflik yang diselenggarakan oleh Universitas PBB di Amman, Yordania, pada 2000.

Dalam konsep kepemimpinan, Eko mengatakan bahwa seorang pemimpin itu tidak bisa langsung mengambilalih pekerjaan anak buahnya karena hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Hal itu merupakan kesalahan besar seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus mampu mempersiapkan anak buahnya bekerja dengan baik dan sempurna. [Is]