Presiden RI Resmikan 166 SPPG Polri, Dua Diantaranya Berada di Kabupaten Bengkulu Selatan
BENGKULU SELATAN - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, jajaran Polres Bengkulu Selatan mengikuti kegiatan Zoom Meeting Peresmian Museum dan Monumen Perjuangan Pahlawan Nasional Marsinah, Peresmian 10 Gudang Polri, Peresmian 166 SPPG Polri di 18 Polda serta Panen Raya Serentak Kuartal II Tahun 2026, Sabtu (16/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan tersebut dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib serta penuh semangat sinergitas antar instansi dalam mendukung program strategis nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Awilzan, S.I.K., M.H., Wakapolres Bengkulu Selatan KOMPOL Kusman Jaya, S.H., M.H., Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Binagransyah, S.P., M.M, perwakilan Kodim 0408 Bengkulu Selatan Kapten Inf. Edy Setiawan, perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan Fireldo Nabhaki, S.H, perwakilan Bulog Bengkulu Selatan Sutan Abeng, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Herlian Joni, S.IP, Camat Pino Agusman, para kepala desa se-Kecamatan Pino, Pejabat Utama Polres Bengkulu Selatan serta personel Polres Bengkulu Selatan.
Dalam agenda nasional tersebut, Presiden Republik Indonesia bersama Kapolri melakukan sejumlah kegiatan terkait penguatan ketahanan pangan nasional dan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Presiden RI tiba di lokasi utama sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung meninjau sejumlah stan, termasuk stan teknologi aktivasi unsur hara berbahan batu bara yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk bagi petani.
Sekitar pukul 14.20 WIB, Presiden RI bersama rombongan memasuki lokasi acara dan secara resmi membuka kegiatan.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa Polri telah merealisasikan pemanfaatan lahan pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Selain itu, Polri juga telah mendirikan sebanyak 1.376 SPPG, di mana 736 unit di antaranya telah beroperasi. Pada tahun 2026, Polri menargetkan sebanyak 1.500 SPPG dapat berdiri dan berjalan optimal di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah terpencil dan daerah 3T.
Dari total 166 SPPG Polri yang diresmikan secara serentak tersebut, dua di antaranya berada di Kabupaten Bengkulu Selatan, yakni di Kecamatan Pino dan Kecamatan Pino Raya.
Kehadiran dua dapur SPPG tersebut diharapkan mampu membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat serta memperkuat program ketahanan pangan di daerah.
Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Awilzan, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa keberadaan dapur SPPG di wilayah Bengkulu Selatan merupakan langkah positif yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi program pemerintah pusat dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta program makan bergizi gratis. Dengan hadirnya dua dapur SPPG di Kecamatan Pino dan Pino Raya, kami berharap kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa Polres Bengkulu Selatan siap mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah agar berjalan optimal dan tepat sasaran.
Sementara itu, Presiden Republik Indonesia dalam arahannya menegaskan bahwa pangan merupakan ujung tombak dalam suatu negara. Presiden berharap seluruh program yang dijalankan dapat menjadi langkah awal menuju Indonesia yang lebih mandiri, maju dan sejahtera.
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penekanan tombol sirene sebagai tanda diresmikannya Museum dan Monumen Perjuangan Pahlawan Nasional Marsinah, 10 Gudang Polri, 166 SPPG Polri di 18 Polda serta Panen Raya Serentak Kuartal II Tahun 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan Zoom Meeting yang diikuti jajaran Polres Bengkulu Selatan berjalan lancar, aman dan kondusif hingga kegiatan selesai dilaksanakan. (kie)
