Skip to main content
x
Advertorial
Masyarakat hearing ke DPRD Seluma

Rehab Irigasi Mangkrak, Petani Hearing ke DPRD Seluma

Wartaprima.com - Gapoktan dan Kelompok Tani sawah Kecamatan Seluma Selatan datangi DPRD Seluma guna mempertanyakan kejelasan terkait proyek rehab irigasi Bendungan Seluma oleh Balai wilayah sungai Sumatera (BWSS) IIV Provinsi Bengkulu.

Data terhimpun, rehab irigasi ini dikerjakan oleh pihak ketiga yakni PT. Adhitya Mulia Mitra Sejajar dan konsultan pengawasnya PT. Estetika Panca Sanjaya dengan nilai kontrak Rp 9,7 Miliar, yang mana sesuai dengan kontrak kerja pekerjaan dilaksanakan selama 240 hari terhitung dimulai pada 28 Februari 2018.

“Kedatangan kita ke DPRD untuk hearing mempertanyakan kejelasan proyek irigasi bendungan seluma,” kata Kepala Desa Padang Merbau Kecamatan Seluma Selatan, Sasyadi setelah melakukan hearing kepada unsur pimpinan DPRD Seluma, Senin (02/07/2018).

v

Sasyadi menambahkan bahwa pengeringan irigasi tersebut dimulai pada bulan April, hanya saja semenjak ditutupnya irigasi, baru satu titik pekerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana, setelah itu hingga kini tidak ada lagi aktivitas pekerjaan.

“Masih akhir kerja bulan11 mendatang, waktu terus berjalan sudah dua bulan tidak ada kegiatan pekerjaan yang dilaksanakan, ini kan habisnya sekira 4 bulan lagi masih panjang waktunya untuk melanjutkan pekerjaan,” tambahnya.

Sasyadi pun pihak balai wilayah air Sumatera IIV untuk dapat mengaliri irigasi yang tidak masuk dalam perehapan.

“Kami juga minta, irigasi yang tidak direhab untuk dapat dialiri air, agar masyarakat bisa memfaatkan areal persawahannya,” jelas Kades.

v

Sementara itu, Ketua DPRD Seluma Husni Thamrin mengatakan, pihak DPRD seluma akan memprioritaskan untuk dilaksanakan. Dengan memanggil pihak yang terkait, Seperti dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Kecamatan Seluma Selatan.

“Guna dimintai keterangan karena kami belum tau permasalahan yang sebenarnya yang terjadi di seluma selatan. dikarenakan tujuan pemerintah memperbaiki saluran irigasi tersebut baik untuk kemajuan masyarakat, yang kurang air jadi banyak air dan yang tidak ada air jadi ada air, ” kata Husni.

Waka II DPRD Seluma Okti Fitriani pun menambahkan, ia mengharapkan masyarakat harus dikit berkorban kalau ingin bagus dari pada di alihkan ke Kabupaten lain jadi akan menjadi rugi.

v

“Dalam waktu dekat DPRD akan berkoordinasi dengan pihak Balai Sumatera VII,” singkat Okti.

Terpantau, kedatangan petani ini juga didampingi, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Seluma Selatan, Ketua Kelompok Tani SeKecamatan Seluma Selatan dan 5 Kepala Desa di Kecamatan Seluma Selatan. [ADV/Sy]