Skip to main content
x
Subsi Yantah Rutan Bengkulu Komitmen Dalam Meningkatkan Tugas dan Fungsi

Subsi Yantah Rutan Bengkulu Komitmen Dalam Meningkatkan Tugas dan Fungsi

Bengkulu – Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan (Kasubsi Yantah) Rutan Kelas IIB Bengkulu, Rafi Rizaldi, memimpin rapat internal yang berlangsung pada Sabtu (30/11). Rapat ini bertujuan untuk memperkuat tugas dan fungsi (tusi) pelayanan tahanan, guna meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada warga binaan maupun masyarakat pengguna layanan.

Dalam rapat tersebut, Rafi Rizaldi menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi antar petugas untuk memastikan seluruh program pelayanan berjalan optimal. Ia juga menyoroti perlunya evaluasi berkala terhadap pelaksanaan tugas, terutama terkait pelayanan dasar seperti kesehatan, pengelolaan kebutuhan sehari-hari, serta pembinaan mental dan sosial warga binaan. 

“Kita perlu memastikan bahwa setiap petugas memahami tugas dan tanggung jawabnya. Pelayanan yang diberikan harus sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan mengedepankan prinsip humanis,” ujar Rafi dalam sambutannya.

Rapat ini dihadiri oleh seluruh staf pelayanan tahanan. Salah satu fokus diskusi adalah upaya memperbaiki sistem koordinasi antar bagian untuk meminimalkan kendala yang sering terjadi di lapangan.

Selain itu, Rafi juga mengajak seluruh peserta rapat untuk terus meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Baik pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat. Ia mengingatkan bahwa Rutan Bengkulu saat ini tengah berupaya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), sehingga setiap aspek pelayanan harus mencerminkan komitmen terhadap reformasi birokrasi.

“Kita harus menjadi contoh yang baik, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga bagi masyarakat luas. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Tetap berpegang pada SOP dan kedepankan pelayanan humanis. Karena fokus pelayanan kepada masyarakat sangat penting. Terlebih masyarakat yang kita layani berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda," tegas Rafi. 

Rapat berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang melibatkan seluruh peserta. Beberapa staf menyampaikan saran terkait pengelolaan waktu kunjungan keluarga, distribusi kebutuhan dasar, serta penyediaan fasilitas khusus bagi tahanan yang membutuhkan perhatian khusus seperti lansia dan penyandang disabilitas.

Di akhir rapat, Rafi menegaskan bahwa hasil diskusi akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk program kerja yang lebih terstruktur. Ia juga meminta setiap bagian untuk menyusun laporan berkala sebagai bentuk akuntabilitas terhadap pelaksanaan tugas.

"Dengan digelarnya rapat ini, diharapkan pelayanan di Rutan Bengkulu semakin meningkat, memberikan kenyamanan bagi warga binaan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pembinaan yang lebih baik," pungkas Rafi.