Skip to main content
x
rutan

Tindaklanjuti Arahan Wamenko, Karutan Bengkulu Tekankan Etika ASN di Dunia Digital

Bengkulu – Karutan Bengkulu, Yulian Fernando kembali menegaskan pentingnya menjaga asas netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi dinamika sosial dan politik. Penegasan ini disampaikan dalam forum coffee morning bersama jajaran struktural.

Dalam kesempatan itu, Karutan Bengkulu mengingatkan bahwa netralitas ASN bukan sekadar imbauan, tetapi merupakan kewajiban moral dan hukum yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh pegawai. Hal ini sejalan dengan arahan Otto Hasibuan, Wamenko Kumham Imipas dalam pelaksanaan Apel Pagi Virtual, Senin (15/9).

“Mohon disampaikan kepada seluruh jajaran untuk tetap menjaga netralitas sebagaimana arahan Wamenko Imipas. Khususnya dalam bermedia sosial, mengingat dinamika politik yang terjadi akhir-akhir ini. Sebagai ASN kita harus membantu meredam terjadinya konflik, jangan sampai kita menjadi pemicu munculnya narasi-narasi negative yang dapat memecah bela persatuan bangsa," tegas Yulian.

Selain itu Yulian juga menyoroti pentingnya integritas dan tanggung jawab kerja, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan. Ia menegaskan bahwa setiap pegawai harus menanamkan nilai integritas dalam setiap tindakan, menjaga kejujuran, dan menunaikan tanggung jawab sesuai tugas yang diemban.

“Integritas adalah harga mati. Kita bekerja bukan hanya untuk memenuhi target, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Tanggung jawab kita tidak berhenti di meja kerja, tetapi juga ketika berhadapan langsung dengan warga binaan yang membutuhkan pelayanan dan pembinaan,” jelas Karutan.

Ia mengingatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan harus dilakukan dengan sikap humanis, profesional, dan tanpa diskriminasi. Menurutnya, integritas dan tanggung jawab kerja yang baik akan menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, sehingga tujuan pembinaan dapat tercapai secara optimal.

"Ingat kita adalah pelayan masyarakat, jalankan tugas dan fungsi dengan penuh tanggung jawab namun tetap utamakan sikap humanis dalam setiap pelaksanakan tugas," pungkas Yulian.