Warga Binaan Lapas Bengkulu Gelar Pemeriksaan Penyakit IMS
Kota Bengkulu - Ratusan Warga Binaan Pemasyarkatan (WBP) Lapas Kelas IIA Bengkulu mengikuti kegiatan Voluntary Counselling and Testing (VCT) Mobile dan Infeksi Menular Seksual (IMS). Kegiatan ini bekerja sama dengan Lembaga Yayasan Pesona Bengkulu dan Puskesmas Muara Bangkuhulu didampingi oleh petugas klinik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu yang terlaksana di Klinik Pratama Lapas Bengkulu, Kamis (11/5/2023).
VCT(Voluntary Counseling and Testing) mobile adalah kegiatan pencarian atau penemuan penderita HiV/AIDS secara mobile yang menyasar kepada kelompok beresiko. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui apakah seseorang positif atau negatif mengidap HIV. Kegiatan ini juga merupakan langkah awal untuk mendapatkan informasi mengenai HIV, juga agar penderita bisa melakukan deteksi sedini mungkin dan mendapatkan pertolongan kesehatan yang dibutuhkan.
Kegiatan skrining ini sudah masuk dalam program rutin lapas Bengkulu yang dilakukan untuk WBP karena menjadi salah satu populasi yang menjadi prioritas untuk dilakukan skrining sebagai upaya pencegahan dini HIV/AIDS dan juga pemeriksaan penyakit infeksi oportunistik yang mudah didapatkan pada penderita HIV/AIDS.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu yang turut mendampingi kegiatan tersebut mengatakan "Skrining ini berkala kita lakukan karena warga binaan di Lapas Bengkulu menjadi salah satu populasi yang mungkin berisiko untuk terjadinya penularan HIV/AIDS" jelasnya.
Kegiatan ini juga tidak berhenti hanya dilakukan skrining, akan tetapi ditindak lanjuti dengan pengobatan lanjutan apabila dari hasil skrining ada diantara WBP yang positif mengidap HIV dengan memberikan rujukan kepada rumah sakit daerah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih memadai.
