Nahas, 2 Warga Srikaton Tertimbun Tanah
Wartaprima.com - Dua orang warga desa srikaton berinisial KN (50) dan FI, harus menghembuskan nafas terakhirnya pada hari, Rabu (27/11/19) sekitar pukul 08:00 WIB, di salah satu bedengan batu bata yang berlokasi di Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh suami korban yang pergi bersama-sama ke percetakan batu bata miliknya, ketika dirinya memanggil dan mencari keberadaan istri serta cucunya, yang tidak ada lagi di dekat lokasi penggalian tanah yang ada di bedengan bata miliknya.
Merasa janggal akan hal tersebut, suami korban lantas mencari-ari keberadaan istri dan cucunya yang tidak dilihat lagi keberadaannya dengan cara meminta bantuan kepada warga sekitar, untuk menggali disekitar lokasi galian tanah bahan pembuat batu bata yang tidak jauh dari lokasi bedengan bata miliknya.
Selang beberapa saat dilakukkannya penggalian tanah alangkah terkejutnya suami korban ketika melihat istri dan cucunya ditemukan didalam tanah yang menjadi sumber nafkah dirinya dan keluarga selama ini. Usai menemukan tubuh korban yang tertimbun tanah tersebut, suami korban yang di bantu warga langsung membawa istri dan cucunya ke bidan yang ada di Desa Srikaton untuk dilakukan pertolongan medis.
Setelah diperiksa oleh bidan setempat, kedua korban lantas segera di rujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif, mengingat peralatan yang tidak di miliki oleh bidan tersebut. Namun malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih ketika di rumah sakit, kedua korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.
Dari hasil pemeriksaan yang di lakukan oleh dokter RS Bhayangkara Polda Bengkulu, untuk korban KN mengalami luka memar pada bagian kepala dan mengeluarkan darah dari kedua telinga sedangkan cucunya mengalami kekurangan oksigen karena tertimbun tanah.
Saat berita ini direlease kedua korban telah di kembalikan kepada pihak keluarga, dan telah di makamkan di TPU Desa Srikaton. (dilansir dari tribratanews.com)
