Skip to main content
x
Kadiv Pemasyarakatan Rudi Sianturi Memberikan Arahan ke Warga Binaan Rutan

Blom Kamar Rutan Bengkulu Digeledah

BENGKULU - Dalam rangka deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban jelang perayaan Natal dan tahun Baru (Nataru), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu, Senin malam (19/12) sekitar pukul 20.00 WIB melaksanakan kegiatan penggeledahan pada kamar hunian warga binaan. Dalam pelaksanaan kegiatan, Rutan Bengkulu 
bekerjasama dengan Tim Satops Patnal PAS Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rumah Tahanan  Negara Kelas IIB Bengkulu, Farizal Antony, didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Pebbri Yantoni, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Medi Ihwandi, dan Kasubsi  Pengelolaan, Ganang Mahardiko beserta sejumlah staf pegawai, staf KPR dan petugas pengamanan. Adapun dari Tim Satops Patnal PAS Divisi Pas hadir Kepala Bidang  Pelayanan Tahanan, Alfonsus Wisnu Ardianto, Kasubid Pengelolaan, Darwin, Kasubid Pelayan Tahanan M.Nur beserta sejumlah JFU Divisi PAS Kanwil Kemenkumham Bengkulu. 

Sementara itu Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Rudy F Sianturi turut hadir mengawasi secara langsung jalannya kegiatan penggeledahan tersebut.

Dalam arahannya Kadivpas mengingatkan untuk tetap memperhatikan sikap dan mengedepankan prilaku humanis dan pendekatan persuasif selama pelaksanaan kegiatan penggeledahan.
Selain itu lanjut Kadivpas juga menyampaikan arahan terkait persiapan pengamanan menjelang pelaksanaan nataru di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu.

"Tetap kedepankan sikap humanis dan persuasif dalam pelaksanaan penggeledahan. Semoga kegiatan kita pada malam ini berjalan dengan lancar," ujar Kadivpas.

Selanjutnya kegiatan dilaksanakan dengan membagi petugas dalam tiga regu gabungan petugas rutan dan Tim Satops Patnal Pas Divisi Pemasyarakatan untuk menyisiri satu persatu 
kamar hunian warga binaan. Hasil penggeledahan tidak ditemukan adanya narkotika dan handphone.

"Alhamdulillah giat malam ini berjan lancar, dan tidak ditemukan adanya narkoba maupun handphone," ujar Karutan.