Kalapas Bengkulu Ade Kusmanto Sampaikan Kata Sambutan Menteri Yasonna Laoly Usai Shalat Id, Progam Asimilasi Tetap Berlanjut
Kota Bengkulu - Ratusan warga binaan Lapas Kelas IIA Bengkulu mengikuti Shalat Idul Fitri 1444 Hijriah, Sabtu (22/4) pagi. Tampak Kalapas Bengkulu Ade Kusmanto bersama Kepala Pengamanan Lapas Bengkulu Yulian Fernando, Kepala Seksi Registrasi Lapas Bengkulu Best Victor Fasharoza dan Kasubsi Bimkemaswat dan staf lainnya ikut shalat berjamaah.
Usai shalat tersebut, Kalapas Bengkulu kemudian membacakan kata sambutan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia Yasonna H.Laoly.
"Idul fitri ini dinantikan bagi umat islam, karena momen ini mempererat silahturahmi sesama manusia. Selain membersihkan hati dan menjadikan kembali fitrah. Marilah kita jaga semangat, silahturahmi yang tidak dirusak. Dan menjaga lingkungan serta tetap menjaga keamanan yang tidak di inginkan. Selama tiga tahun covid -19, status masih diberlakukan namun seiring dicabutnya PPKM ini protokol kesehatan tetap dijalankan kesehatan," katanya dalam membacakan kata sambutan Menteri Yasonna Laoly.
Ade juga meminta agar, dalam kegiatan kunjungan nanti warga binaan dan keluarga yang berkunjung dapat menjaga protokol kesehatan karena hingga saat ini kondisi masih berstatus pandemi. Selain itu menariknya ditahun ini program asimilasi akan tetap berlaku.
"Karena status covid belum dicabut, maka program asimilasi (bebas bersyarat.red) masih berlaku," tambahnya di iringi tepukan warga binaan.
Diketahui dari hunian warga binan Lapas Bengkulu saat ini ada sebanyak 691 orang yang diusulkan program remisi ini sebanyak 562 orang. Yang memenuhi syarat hanya 562 orang, 129 orang lebihnya tidak diusulkan karena pertama masalah hukuman, seumur hidup dan pidana mati. Selain itu masih menjalani subsider atau denda, ada juga masalah melanggar tata tertib lapas ini jangan dianggap mudah karena bisa saja dicabut hak remisi. Dalam pemenuhan hak remisi ini melalui petugas asesor melalui Bapas Bengkulu.
"Alhamdulillah dari usulan 562 warga binaan ini, seluruhnya dapat menerima remisi lebaran," sampainya.
