Kapolri Tegas Menolak Wacana Kementerian Kepolisian, Tegaskan Polri Harus Tetap Independen
Jakarta — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana pembentukan Kementerian Kepolisian maupun pengangkatan Kapolri sebagai Menteri Kepolisian.
Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak ingin ditempatkan di bawah struktur kementerian mana pun. Menurutnya, independensi Polri merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional dan tidak terpengaruh kepentingan politik.
“Polri harus tetap berdiri sebagai lembaga yang independen, profesional, dan fokus menjalankan tugas pokoknya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Kapolri.
Jenderal Listyo Sigit juga dengan tegas menolak jika dirinya diangkat menjadi Menteri Kepolisian. Ia menyatakan lebih memilih tetap menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum, bahkan menyebut lebih baik menjadi seorang petani daripada harus berada dalam posisi yang berpotensi mengganggu independensi Polri.
Pernyataan tersebut, menurut Kapolri, merupakan bentuk komitmen untuk menjaga keutuhan institusi kepolisian agar tetap berada di jalur konstitusional dan tidak terseret dalam kepentingan kekuasaan.
Kapolri menekankan bahwa stabilitas nasional, keamanan, serta kepercayaan publik terhadap Polri hanya dapat terjaga apabila institusi kepolisian tetap profesional, netral, dan bebas dari intervensi politik.
“Yang terpenting adalah Polri bisa menjalankan tugas secara maksimal untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
