Rabat Beton Desa Air Pahlawan Ambruk, Ada Apa?
Wartaprima.com - Rabat beton anggaran tahun 2017 di Desa Air Pahlawan Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur saat ini dalam keadaan hancur dan patah.
Untuk diketahui, rabat beton tersebut selesai dibangun belum sampai 2 tahun, namun kondisinya sudah rusak parah. Diduga hal ini disebabkan oleh kikisan air hujan yang berdampak pada tanahnya ambruk dan rabat beton jadi rusak.
Dikatakan oleh Yusmanto masyarakat Desa Air Pahlawan, bila saat hujan jalan tersebut licin dan sulit untuk dilewati.
"Jika hujan jalan tersebut sangat licin, salah sedikit saja kita saat melintasi jalan itu maka akan terjatuh ke jurang," ujarnya, Senin (04/03/19).
Tak hanya itu, Aditia yang juga masyarakat Nasal yang sering melitasi jalan tersebut juga mengatakan, seharusya dari pihak perencanaan itu paham untuk membuat RAB dan teknis dalam menempatkan bangunan. Kajian teknis dalam perencanaan bangunannya mesti dilihat dari medan yang akan dibangun, jika posisinya rawan untuk dibangun sebaiknya memakai tulang besi agar dana desa yang dikucurkan tidak sia-sia.
Sementara itu, pantau dari media di lapangan, jalan yang patah dan ambruk itu lebih kurang 200 meter panjangnya. Terlihat dari bangunannya memang coran rabat betonnya tidak memakai tulang besi atau rigit beton dan coran ketebalannya kisaran hanya 15 cm sampai 20 cm. Material yang digunakan juga krokos bukan spilit. Sehingga saat hujan lebat rabat beton tersebut tidak mampu menahan gerusan air dan akhirnya ambruk.
Sampai berita ini diterbitkan pihak TPD di Desa Air Pahlawan belum dapat dikonfirmasi. [Jh]
