Skip to main content
x
Ragam
Festival Sengkure

Sudah Tahu Budaya Sengkure? Bupati Kaur : Kita Lestarikan Budaya Itu

Wartaprima.com - Sudah tahu budaya Sengkure yang berasal dari Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu? Ini penjelasannya.

Asal muasal Sengkure adalah, dahulu kala ada manusia besar hitam yang seram dan menakutkan karena itulah ia dinamakan Sengkure.

Sebenarnya, festival Sengkure ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu, diciptakan oleh leluhur sebagai hiburan setiap menjelang hari Raya Idul Fitri. 

Festival Sengkure adalah bunyi musik dangdut yang berasal dari sound system yang terdengar meriah. Ratusan anak-anak, dan masyarakat tampak berbaris mengikuti beberapa orang yang seluruh tubuh dan wajahnya dibalut dengan ijuk dan tikar pandan menari diiringi warga, Sengkure memasuki rumah-rumah untuk bersilaturahmi dan warga  pun mengikuti. 

Festival Sengkure ini hanya dilakukan pada hari pertama Idul Fitri sebagai bentuk hiburan rakyat. Saat itu setiap hari raya Idul Fitri tak ada hiburan. Oleh karena itu, leluhur dari warga Nasal menciptakan festival tersebut. 

Festival Sengkure ini hanya dilakukan ditiga desa di Kecamatan Nasal, yakni di Desa Tanjung Betuah, Gedung Menung dan Ulak Pandan. 

Oleh karena keunikan budaya Sengkure itu, Bupati Gusril Pausi mengajak masyarakat gali budaya di Kaur untuk ajang kompetisi. Tak hanya itu, Bupati juga ajak masyarakat promosikan budaya Kaur ke ajang nasional dan internasional. 

"Mari kita lestarikan budaya Sengkure ini dan seluruh budaya yang ada di Kaur, jadikan budaya ini sebagai pemersatu," ujar Bupati Kaur, Jum'at (14/06/19).

Bagaimana? anda tertarik untuk mencoba menjadi Sengkure saat di festival tersebut?
 
[jH]