Skip to main content
x
UNIB Kenalkan Gummy Candy Sehat

UNIB Kenalkan Gummy Candy Sehat, Edukasi Gizi Sekaligus Buka Peluang Usaha

BENGKULU – Gummy candy selama ini identik sebagai camilan anak. Namun, Universitas Bengkulu (UNIB) mengembangkan pangan tersebut menjadi media edukasi gizi sekaligus keterampilan usaha bagi masyarakat Kelurahan Kampung Kelawi, Kota Bengkulu.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dipimpin Melia Eka Daryati, S.Pd., M.Pd., bersama dr. Rizkianti Anggraini, M.K.K., dan Prof. Riyanto, M.Pd.

Kegiatan bertajuk “Edukasi Pembuatan Gummy Candy Sehat untuk Meningkatkan Imunitas Anak Usia Dini dan Peluang Usaha pada Masyarakat Prasejahtera” ini memadukan edukasi mengenai kesehatan dan gizi anak dengan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Ketua tim PkM, Melia Eka Daryati, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya makanan bergizi bagi anak, tetapi juga membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya memahami pentingnya makanan bergizi bagi anak, tetapi juga memiliki keterampilan membuat camilan sehat yang menarik dan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujar Melia.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pemilihan bahan pangan, kebersihan dan keamanan pangan, proses pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran produk.

Peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses pembuatan gummy candy dengan memanfaatkan bahan pangan yang memiliki nilai gizi.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti praktik serta berdiskusi mengenai cara menghasilkan produk yang menarik, aman dikonsumsi, dan memiliki nilai jual.

Produk gummy candy yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan inovasi pangan yang menarik bagi anak sekaligus memiliki potensi ekonomi.

Melalui program tersebut, UNIB berupaya menghadirkan inovasi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, yakni meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pangan bergizi bagi anak sekaligus membuka peluang keterampilan dan usaha yang dapat dikembangkan dari rumah.