Skip to main content
x
Makam Sentot Alibasyah
Makam Sentot Alibasyah

Yuk Kunjungi Wisata Religi di Bengkulu

Wartaprima.com - Bukan hanya kekayaan budaya dan seni saja loh yang ada di Bengkulu. Wisata religi juga dapat kamu lakukan di Bengkulu. Seperti mengunjungi sekaligus napak tilas ke makam pahlawan yang ada di Bengkulu. Selain itu, makam penjajah juga ada loh di Bengkulu. Bagai mana apa kamu tertarik yuk simak ulasan berikut ini. 

Makam Sentot Alibasyah 

Ternyata di Bengkulu ada salah satu pahlawan yang di makamkan loh. Makam tersebut adalah makan Sentot Alibasyah yang berada berada ditengah-tengah Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang terletak di Kelurahan Bajak, Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu. Panglima perang tertinggi Pangeran Diponogoro yang dilantik saat usianya baru 17 tahun ini dikenal setia melawan penjajahan Belanda hingga wafatnya. 

Makam tersebut berada di wilayah pemakaman umum, namun bagi penduduk Bengkulu, makam tersebut sangat diistimewakan. Kenapa begitu? Itu karena Sentot Alibasyah adalah salah satu pahlawan bersejarah dan paling disegani oleh penduduk Bengkulu pada saat itu.

Sebenarnya, beliau adalah seorang panglima perang pada masa Pangeran Diponegoro. Namun, di tahun 1833, Sentot Alibasyah diasingkan ke Bengkulu hingga akhir hayatnya dan pada masa itulah beliau sangat disegani oleh masyarakat Bengkulu.

Meskipun berada di pemakaman umum, bentuk makam Sentot Alibasyah sangatlah berbeda dengan yang lainnya. Pada makamnya, terdapat gapura yang dibentuk seperti kerucut dan dilengkapi dengan beberapa anak tangga serta pipi tangga. Lalu, di sekelilingnya juga terdapat pagar tembok serta pintu besi.

Tidak lupa juga tersedia ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan para pengunjung untuk berdoa atau hanya sekedar melihat makamnya saja. Karena minimnya informasi mengenai makam tokoh pahlawan ini, tidak banyak pengunjung yang berziarah ke makamnya. Justru wisatawan yang berkunjung kebanyakan yang berasal dari Sumatera Selatan dan Jambi. Untuk masuk ke makam Sentot Alibasyah tidak dipunguti biaya apapun.

Jarak Makam Sentot Alibasyah dari Bandara Udara Fatmawati Soekarno sekira 11 kilometer. Makam ini terletak hanya 200 meter dari pinggir jalan raya.

Makam Inggris 

Selain makam pahlawan ternyata di Bengkulu ada juga loh makam penjajah kolonial inggris. Seperti makam inggris yang terletak di Jalan Veteran Kelurahan Jitra Kota Bengkulu. Ingris yang datang ke Bengkulu p[ada tahun pada abad 16 guna memperluas daerah kekuasaan di wilayah Asia Tenggara. Pada saat Inggris menetap di Bengkulu, banyak juga bangsa Inggris yang terkena penyakit dan meninggal dunia. Bangsa Inggris tersebut dimakamkan di tempat yang namanya Makam Inggris.

q


 
Kompleks makam Inggris merupakan makam Inggris terbesar diwilayah Asia Tenggara. Faktanya, dahulu Makam Inggris menempati tanah yang cukup besar, yakni 4,5 hektar. Ditempati oleh kurang lebih 1000 makam, dan bentuk nisan serta ukuran yang berbeda-beda. Gaya ala orang-orang bangsawan Eropa pertengahan menghiasi nisan-nisan yang ada di makam Inggris tersebut. Namun, karena perkembangan zaman sekarang makam Inggris hanya tinggal 53 makam saja. 

Makam Inggris sendiri sebenarnya terletak di pusat kota dan di belakang gereja. Hanya sekitar 1 km dari Benteng Marlborough. Akan tetapi sekarang pusat kota sudah beralih ke jalan Suprapto. Berkunjung ke makam Inggris pun sangat mudah. Karena letaknya yang strategis dan mudah untuk dikunjungi memudahkan para wisatawan untuk datang melihat keanekaragaman nisan-nisan yang ada di tempat itu. Masuk kesanapun kita diwajibkan untuk mengisi buku tamu dan tak ada tiket masuk yang ditetapkan.

Cukup dengan uang sukarela, kita bisa sepuasnya melihat destinasi, berfoto, dan mengetahui sejarah-sejarah Bengkulu pada masa penjajahan Inggris. Berminat megunjungi wisata sejarah Ayo kunjungi wisata sejarah makam inggris. 

Masjid Jamik Bengkulu

Merupakan mejid tertua yang ada di Bengkulu. Mesjid Jamik cukup terkenal, berdiri kokoh di jantung kota Bengkulu tepatnya Jl. Letjend Suprapto Tengah Padang Ratu Samban Kota Bengkulu. membuat mesjid ini gampang dijumpai. Terkenalnya masjid ini bukan hanya karena keunikan bangunannya melainkan sosok dibalik pendiri atau perancang bentuk masjid ini yaitu Presiden pertama Sukarno kala me jalani massa pengasingan di Bengkulu. 

Masjid Jamik Bengkulu ini pada awalnya memiliki bentuk yang sangat sederhana. Pada saat itu hanya menggunakan bahan atau material dari kayu, beratapkan daun rumbia, dan memiliki lantai yang sangat sederhana pula. Karena itu, jika musim hujan tiba, seringkali daerah sekitar masjid menjadi becek dan kotor.

Mesjid Jamik

Bung Karno yang memang dibilang ahli dalam mendesain bangunan akhirnya melakukan renovasi dan perbaikan secara menyeluruh terhadap bangunan yang kini dikenal dengan Masjid Jamik.

Desain yang dibuat oleh Bung Karno memiliki gaya Eropa dengan adanya dua buah bubungan serta teras yang memanjang di bagian depan masjid. Desain yang telah dirancang oleh Bung Karno ini akhirnya diwujudkan menjadi sebuah bangunan masjid dan tentunya pengerjaan ini dibantu oleh warga sekitar dan dikerjakan secara bersama-sama. Dana yang diperoleh pun hasil dari kumpulan iuran warga sekitar.

Masjid ini memiliki tiga buah bangunan yang menyatu. Ketiga bangunan tersebut diantaranya adalah serambi, ruang utama serta tempat untuk berwudhu. Lantai yang digunakan pada ruangan serambi adalah berupa ubin teraso putih dan memiliki bentuk persegi dengan ukuran sekitar 11.46 x 7.58 m. Dibagian ini pula terdapat satu buah bedug dengan diameter sekitar 80 cm. Bagian pintu sendiri berjumlah dua dan menggunakan bahan teralis besi.

Masjid Jamik ini juga memiliki halaman yang terbilang cukup luas. Kini halaman masjid ini telah dilengkapi dengan pagar besi serta pilar yang terbuat dari batu. Di bagian halaman ini juga terdapat pohon serta tanaman yang terlihat begitu indah. Adanya pepohonan ini juga membuat udara di masjid begitu sejuk.

Hingga saat ini Masjid Jamik ini telah menjadi bangunan bersejarah yang berkategori sebagai benda cagar budaya dan juga telah dilindungi berdasarakan Undang-Undang No 11 Tahun 2010.

Tertarik untuk mengunjungi Masjid Jamik Bengkulu..?

Facebook comments

Promotion

Adsense Page