Skip to main content
x
Daerah
Saat sosialisasi satu rumah satu jumentik di Kecamatan Maje

Cegah DBD, Dinkes Kaur Imbau Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik

Kaur, Wartaprima.com - Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah masalah lingkungan yang bersumber dari nyamuk dan adanya pembiaran sarang nyamuk oleh setiap orang. Upaya efektif untuk memberantas dan mencegah penyebaran DBD adalah menetapkan satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik).

Di Kabupaten Kaur, Gerakan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik sudah mulai dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 ini dan baru akan disosialisasikan di 8 kecematan. 

"Jumantik itu merupakan upaya gerakan yang sangat efektif. Setiap rumah itu ada satu juru pemantau jentik. Kemudian satu rumah itu harus ada Agent of Change untuk mengubah perilaku dan ada gerakan 3M+, mengubur, menguras, menutup, melipat baju-baju yang digantung yang menjadi tempat sarang nyamuk," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kaur, Juli Sarti pada Kamis (22/08/19).

Ia juga mengatakan, pencegahan pengendalian penyakit (P2P) cara untuk hidup sehat, memberishkan jentik-jentik nyamuk yang bersarang di genangan air. Namun, Ia menyadari untuk menumbuhkan kesadaran dalam kebersihan di lingkungan itu masih kurang dari masyarakat. Maka dari itu, masyarakat harus tahu tentang jumantik dari sosialisasi ini. 

"Saya menegaskan pada kades dan masyarakat, agar segera membentuk kades jumantik, karena bila program sosialisasi kita sudah berjalan semuanya nanti, pengurus kader di desa bisa melaporkan kasus jumantik ke puskesmas terdekat atau langsung ke Dinkes Kaur," tegasnya. 

Lanjutnya, apapun bisa dilakukan oleh masyarakat untuk membunuh nyamuk, untuk mematikan nyamuk di lingkungannya, dan untuk memutuskan mata rantai hidup jentik nyamuk DBD, menguras, mengubur kemudian menanan atau mengoleskan serai. Itu langka yang bagus untuk menghindarkan diri dari gigitan nyamuk. 

"Karena DBD tidak hanya menyerang kita pada musim hujan saja, pada musim kemarau pun potensi seseorang terserang DBD masih ada. Namun hal tersebut tidak akan terjadi jika kita melakukan hidup sehat," terang Sekretaris Dinkes Kaur. (Jh0n)