Ciptakan Perpustakaan Berstandar Nasional, DPK Provinsi Bengkulu Jalin Sinergi dengan Perpusnas RI
Wartaprima.com - Guna mempercepat dan meningkatkan perpustakaan yang terakreditasi sesuai standar nasional, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu menggelar Evaluasi Implementasi Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) Perpustakaan Perguruan Tinggi se-Provinsi Bengkulu.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala DPK Provinsi Bengkulu H. Meri Sasdi, M.Pd dan dihadiri oleh Pustakawan Utama Perpusnas RI Drs. Renus siboro. M. Si beserta Pustakawan Perpusnas Rai, dan diikuti oleh sejumlah perwakilan pengelola perpustakaan perguruan tinggi baik negeri dan swasta yang ada di Provinsi Bengkulu.
Evaluasi Implementasi NSPK ini di selenggarakan selama 2 hari mulai tanggal 4 s/d 5 September 2024 bertempat di Hotel Mercure Bengkulu.
Kepala DPK Provinsi Bengkulu Meri Sasdi mengucapkan terimakasih kepada Perpusnas RI yang telah memfasilitasi dan berkolaborasi dalam kegiatan Evaluasi Implementasi SNPK Perpustakaan Perguruan Tinggi di Provinsi Bengkulu ini.
banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Provinsi Bengkulu yang telah memiliki perpustakaan dengan kualitas perpustakaan yang bervariasi.
Sambutan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu H. Meri Sasdi, M.Pd sekaligus membuka acara
“Di Provinsi Bengkulu banyak terdapat perguruan tinggi negeri dan swasta, yang mana sebagian besar sudah memiliki perpustakaan, baik perpustakaan setingkat Universitas, Fakultas, maupun Sekolah Tinggi, dan Akademi. Dan tentunya dengan kualitas perpustakaan yang juga bervariasi,” ujar Meri Sasdi.
Perpustakaan perguruan tinggi negeri maupun swasta di Provinsi Bengkulu Sudah cukup bagus, bahkan sudah ada yang terakreditasi A dan masih banyak yang belum terakreditasi.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu siap membantu, mensupport bahkan memfasilitasi sesuai prosedur dalam proses akreditasi baik itu Akreditasi Perpustakaan perguruan tinggi, akreditasi perpustakaan sekolah, akreditasi perpustakaan desa maupun perpustakaan OPD, dan ini di support langsung oleh bapak Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah” jelas Meri Sasdi
Jelang penutupan sambutan H. Meri Sasdi, M.Pe berharap, dengan adanya kegiatan Evaluasi ini bisa meningkatkan kesadaran pengelola perpustakaan perguruan tinggi dalam pengimplementasian standar nasional perpustakaan, agar semakin banyak perpustakaan di Provinsi Bengkulu yang terakreditasi.
Sementara itu dalam sambutannya Drs. Renus siboro. M. Si mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin menyosialisasikan terkait Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) perpustakaan perguruan tinggi agar bisa di implementasikan oleh seluruh pengelola perpustakaan perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu.
Sambutan Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI Drs. Renus siboro. M. Si
“Untuk implementasi ini perlu adanya dukungan kebijakan dari pengambil kebijakan dari pimpinan perguruan tinggi, untuk membuat program pengembangan perpustakaan tinggi berbasis pada standar nasional Perpusnas RI,” kata Renus siboro
Ada enam kategori standar nasional perpustakaan yang harus di implementasikan perpustakaan perguruan tinggi agar bisa mengikuti akreditasi diantaranya, standar koleksi, standar tenaga (SDM), standar sarana prasarana, standar layanan, standar penyelenggaraan, dan standar pengelolaan perpustakaan.
“Enam standar itulah yang harus mereka implementasikan dan dijadikan program pengembangan. Setelah mereka implementasikan, kami akan melakukan semacam assessment terhadap kondisi perpustakaan perguruan tinggi, apakah sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan,” tutur Renus siboro.
Dari hasil assessment tersebut, lanjut Drs. Renus siboro. M. Si , apabila nilainya diatas 60, maka pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada Lembaga Akreditasi Perpustakaan-perpustakaan Nasional RI (LAP-PNRI) untuk dilakukan pengakreditasian secara gratis.
“Namun jika nilai assessment tersebut dibawah standard atau dibawah 60, maka kami akan buat rekomendasi untuk dilakukan pembinaan kembali melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu. Dengan begitu, percepatan perpustakaan memenuhi standard nasional akan lebih terukur,” tutup Renus siboro.
Peserta Evaluasi Implementasi Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (SNPK) Perpustakaan Perguruan Tinggi
berdasarkan data Perpustakaan Nasional RI, saat ini ada sebanyak 27 perpustakaan perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu, 6 perpustakaan perguruan tinggi terakreditasi A, dan sisanya sebanyak 22 perguruan tinggi belum terakreditasi. (Adv)
