Skip to main content
x
Inovasi Hidroponik Lapas Perempuan Bengkulu: Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Terbatas

Inovasi Hidroponik Lapas Perempuan Bengkulu: Solusi Ketahanan Pangan di Lahan Terbatas

Bengkulu -  Kalapas Perempuan Bengkulu Suci Winarsih beserta Jajaran panen pakcoy di lahan Hidroponik Bengkel Kerja Lapas Perempuan Bengkulu, Sabtu (22/02). Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Perempuan Bengkulu dalam mengimplementasikan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto guna mendukung Asta Cita Presiden.

Dalam kesempatan ini Kalapas Suci menyampaikan bahwa ini merupakan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan yang berdampak positif, baik bagi warga binaan maupun lingkungan sekitar. Kegiatan pertanian ini sangat bermanfaat untuk warga binaan  yang dapat digunakan setelah mereka bebas nanti, juga mendukung ketahanan pangan serta pemanfaatan lahan secara optimal.

“Tidak hanya itu, Lapas Perempuan Bengkulu juga mengembangkan media tanam hidroponik untuk memaksimalkan lahan yang terbatas. Sistem hidroponik ini memungkinkan tanaman tumbuh lebih cepat dengan hasil yang lebih baik dibandingkan metode konvensional. “Hidroponik ini sangat cocok diterapkan di lingkungan dengan keterbatasan lahan seperti di Lapas Perempuan Bengkulu. Dengan inovasi seperti ini, Lapas Perempuan Bengkulu dapat terus meningkatkan produktivitas pertaniannya”,ujar Suci Winarsih.

Lapas Perempuan Bengkulu semakin optimis dalam mengembangkan program-program produktif yang tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga berkontribusi bagi masyarakat luas.