Ketua DPD KNPI Bengkulu: Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat dan Konstitusional
Bengkulu – Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Bengkulu (DPD KNPI Bengkulu), Ahmad Tenry Yusfik Tohir, menyatakan bahwa posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sudah tepat dan sesuai dengan amanat konstitusi.
Dr. Ahmad Tenry Yusfik Tohir menegaskan bahwa pengaturan tersebut merupakan bagian dari sistem ketatanegaraan Indonesia yang telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan, sehingga tidak perlu lagi dipersoalkan di ruang publik.
“Secara konstitusional, Polri berada di bawah Presiden dan itu sudah tepat. Yang perlu kita dorong adalah penguatan profesionalisme dan integritas Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum,” ujar Dr. Ahmad Tenry Yusfik Tohir, Senin.
Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban yang dijaga Polri memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam menciptakan ruang yang kondusif bagi peran pemuda dalam pembangunan daerah dan nasional.
Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI Bengkulu juga mendorong agar generasi muda tetap bersikap kritis namun konstruktif dalam menyikapi isu-isu kebangsaan, termasuk soal kelembagaan Polri, tanpa terjebak pada narasi yang bersifat provokatif dan memecah belah.
“Pemuda harus menjadi perekat persatuan bangsa. Dukungan kepada Polri harus dibarengi dengan kontrol sosial yang santun, objektif, dan berorientasi pada perbaikan,” tambahnya.
DPD KNPI Provinsi Bengkulu mengajak seluruh elemen pemuda dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta mendukung Polri dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
