Kunjungi Lapas Perempuan Bengkulu, Ika Yusanti Puji Kualitas dan Kreativitas Warga Binaan
Bengkulu - Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu menerima Kunjungan Kerja Sekretaris Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Ika Yusanti, Sabtu (11/10).
Kehadirannya didampingi langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Bengkulu, Sudirwan, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, dan Kepala Lapas Khusus Anak, Elizama Gori, serta disambut hangat oleh Kalapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, bersama jajaran.
Setibanya di Lapas Perempuan Bengkulu, rombongan langsung melakukan peninjauan terhadap sejumlah fasilitas pembinaan dan pelayanan, diantaranya area dapur, bengkel kerja, rumah batik, serta daycare.
Dalam kesempatan tersebut, Ika Yusanti memberikan apresiasi terhadap makanan yang diproduksi langsung oleh warga binaan. Bahkan, beliau berkesempatan mencicipi menu yang ada, seperti minuman kalamansi dan keripik pare. Beliau menyampaikan bahwa kualitas serta cita rasa makanan di Lapas tidak kalah dengan yang tersedia di luar.
Selain itu, Sekretaris Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Ika Yusanti, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai program pembinaan yang dijalankan, mulai dari keterampilan hingga pembinaan mental dan spiritual. Menurutnya, langkah yang dilakukan Lapas Perempuan Bengkulu selaras dengan upaya menciptakan sistem
pemasyarakatan yang lebih berdaya guna, humanis, dan berorientasi pada pemulihan.
Kalapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. “Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan produktif,” ujarnya.
Kegiatan kunjungan kerja ini ditutup dengan dialog singkat bersama jajaran pegawai Lapas Perempuan Bengkulu sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan penuh terhadap kemajuan layanan pemasyarakatan.
