Kecam Puisi Sukmawati, Puluhan Perempuan Bengkulu Lakukan Aksi
Wartaprima.com - Mengecam puisi yang disampaikan oleh Sukmawati Soekarno Putri yang dinilai berkonten SARA dan menyudutkan umat Islam, puluhan Perempuan Bengkulu yang tergabung dalam berbagai aliansi menggelar aksi di Simpang 5 Kota Bengkulu, Senin (9/4/18).
Massa menyatakan sejumlah pernyataan sikap, atas Puisi Sukmawati:
- Kami gerakan muslimah Bengkulu mengecam dan mengutuk keras puisi yang disampaikan oleh Sukmawati Soekarno Putri dan segala bentuk ujaran kebencian yang berkonten SARA, yang merendahkan, menghina, melecehkan ajaran dan syariat agama tertentu dengan dalih apapun. Kami menghimbau semua pihak untuk dapat menghormati nilai nilai toleransi dan kebhinekaan yang hakiki. Nilai nilai yang saling menghormati dan tidak melukai perasaan orang lain demi kepentingan politik sesaat.
- Kami menuntut kepada pihak kepolisian untuk memberikan perlakuan hukum yang berkeadilan dam setara. Agar setiap pelaku ujaran kebencian dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku sesuai surat edaran Kapolri No. 6 tahun 2015 tentang ujaran kebencian, sehingga dapat menimbulkan efek jera dan tidak lagi dilakukan di masa yang akan datang.
- Kami gerakan muslimah bengkuku menegaskan bahwa hijab, cadar, ataupun adzan adalah bagian dari syariat umat islam. Menghina cadar dan adzan adalah menghina syariat islam secara keseluruhan. Untuk itu kami meminta kepada siapapun untuk berhenti menyerang dan menunjukkan ketidaksukaan kepada ajaran islam karena berpotensi menimbulkan gesekan dan konflik sosial yang membahayakan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
- Kami gerakan Muslimah Bengkulu menghimbau kepada umat muslim agar tetap tenang dalam menyikapi persoalan ini dengan bijaksana. Mari perkuat barisan, perkuat ukhuwah, dan bersiap siagalah. Barang siapa menolong agama Allah maka Allah pasti Menolongnya.
Dalam aksi tersebut masa dikawal aparat kepolisian baik yang berpakaian dinas maupun yang berpakaian “preman”.
