Mendadak, Warga Binaan Rutan Bengkulu Dites Urine Narkoba, Hasilnya Negatif
Bengkulu – Rutan Kelas IIB Bengkulu bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu, menggelar tes urine mendadak bagi warga binaan pada Jum'at (1/11) malam. Tes ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Bengkulu dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga dirangkai dengan razia gabungan yang melibatkan berbagai pihak keamanan, termasuk tim Satopspatnal dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Satopspatnal Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bengkulu, BNN Kota Bengkulu, serta personil TNI dan Polri.
Rangkaian kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Teguh Wibowo yang turut hadir untuk memantau jalannya kegiatan sekaligus memberikan dukungan kepada Rutan Bengkulu dalam upaya memperkuat pengawasan dan pencegahan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Razia yang dilakukan secara menyeluruh ini mencakup pemeriksaan terhadap blok hunian warga binaan dan sejumlah fasilitas lainnya di dalam rutan.
Kepala Divisi Pemasyarakatan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya kepada Rutan Bengkulu yang terus berupaya untuk menjaga kebersihan dari narkoba. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras Rutan Bengkulu dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Tes urine dan razia ini merupakan langkah nyata untuk memastikan bahwa lingkungan pemasyarakatan tetap steril dari pengaruh narkoba,” ungkap Teguh.
Dalam proses tes urine tersebut, seluruh warga binaan yang dipilih secara acak menjalani pemeriksaan dengan pengawasan ketat dari petugas BNN Kota Bengkulu. Dari hasil tes urine yang dilakukan, seluruh sampel warga binaan menunjukkan hasil negatif, menandakan tidak ada indikasi penggunaan narkoba di antara warga binaan Rutan Bengkulu. Hasil ini tentu menjadi kabar baik dan menunjukkan bahwa Rutan Bengkulu telah berhasil menjalankan program pembinaan yang efektif dalam menjaga integritas serta kesehatan para warga binaannya.
Selain tes urine, tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang berada di blok hunian untuk memastikan tidak ada barang terlarang atau barang berbahaya yang disembunyikan. Pemeriksaan dilakukan dengan teliti oleh tim Satopspatnal Ditjenpas, BNN, serta didampingi personel TNI dan Polri guna memastikan keamanan serta ketertiban di dalam Rutan Bengkulu.
Semenara itu, Karutan Bengkulu, Yulian Fernando menegaskan, melalui kegiatan ini, Rutan Bengkulu semakin menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bebas dari narkoba. Pihak BNN Kota Bengkulu dan tim gabungan yang terlibat juga memberikan dukungan penuh kepada Rutan Bengkulu untuk terus meningkatkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
"Dengan hasil negatif dari seluruh tes urine ini menegaskan komitmen Rutan Bengkulu dalam perang melawan narkoba. Kami juga mengapresiasi jajaran Divisi Pemasyarakatan yang telah memberikan dukungan dan arahan dalam mempertahankan kondisi yang kondusif ini," pungkas Yulian.
