Rutan Bengkulu Terima Tambahan Pegawai Lulusan Poltekpin
Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menerima satu orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulusan Politeknik Pengayoman (Poltekpin) atas nama Muzaki Ismiraj. Muzaki secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) penempatannya di Rutan Bengkulu sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pemasyarakatan.
SK penempatan tersebutditerima langsung oleh Karutan Benkulu, Yulian Fernando, pada Selasa (4/2). Dalam kesempatan tersebut, Yulian memberikan arahan serta motivasi kepada Muzaki agar dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
“Kami menyambut dengan baik kehadiran Saudara Muzaki Ismiraj sebagai bagian dari keluarga besar Rutan Bengkulu. Diharapkan dengan tambahan tenaga baru ini, pelayanan dan pengelolaan pemasyarakatan di Rutan Bengkulu semakin optimal,” ujar Yulian.
Muzaki Ismiraj merupakan lulusan Poltekpin yang telah menyelesaikan pendidikan kedinasan di bidang pemasyarakatan. Poltekpin, sebelumnya berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), bertujuan mencetak sumber daya manusia yang profesional dalam bidang pemasyarakatan. Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan Poltekpin mendapatkan penempatan di berbagai unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan di seluruh Indonesia, termasuk Rutan Bengkulu.
Penempatan PNS baru di lingkungan pemasyarakatan, khususnya di Rutan Bengkulu, merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas. Dengan bertambahnya tenaga baru yang berkompeten, diharapkan pelayanan terhadap warga binaan semakin meningkat, baik dalam aspek pembinaan, keamanan, maupun administrasi.
Kepala Rutan Bengkulu juga menekankan pentingnya semangat kerja sama dan integritas dalam menjalankan tugas sehari-hari. “Kami berharap Saudara Muzaki dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta membangun hubungan yang baik dengan seluruh jajaran. Kerja tim yang solid adalah kunci dalam menjalankan tugas pemasyarakatan dengan optimal,” tambah Yulian Fernando.
