Skip to main content
x
Peran Perempuan pada Pemberdayaan Ekonomi dan Bisnis Islam

Peran Perempuan pada Pemberdayaan Ekonomi dan Bisnis Islam

Oleh: Orin Oktasari, M.H.I.
Dosen Ekonomi Syariah STIESNU Bengkulu

Wartaprima.com - Peran perempuan dalam ekonomi dan bisnis merupakan aspek penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Sejarah Islam  menjelaskan mengenai peranan perempuan di ruang publik dalam upaya Nabi Muhammad SAW dan generasi awal Muslim pada pembagunan peradaban. Perempuan berperan aktif di ruang publik baik dalam hal intelektual, politik, dakwah, dan ekonomi . Peran perempuan pada bidang ekonomi pada masa Nabi Muhammad SAW, yaitu para sahabat perempuan juga aktif dalam aktifitas ekonomi. Contohnya adalah Siti Khadijah yang merupakan istri Nabi Muhammad SAW. Beliau merupakan tokoh pengusaha perempuan sukses yang kaya raya di Mekah.

Kemudian, sahabat perempuan pun menunjukkan ketokohan mereka dalam partisipasi di bidang ekonomi yaitu Rafîdhah Aslamiyyah tercatat sebagai manager rumah sakit Islam pertama, dan Samra binti Nuhyak alAsadiyyah juga tercatat sebagai petugas wilayah hisbah yang mengawasi aktifitas perdagangan di pasar. Pada masa Islam selanjutnya, dalam sejarah Islam perempuan Muslimah memiliki kemampuan mengelola aset-aset ekonominya dengan baik. Karena pada abad ke-16 mencatatat sepertiga pendiri yayasan wakaf di Istanbul adalah perempuan.

Pemberdayaan ekonomi perempuan  melalui peningkatan perannya dalam ekonomi dan bisnis memiliki urgensi signifikan karena perempuan membentuk setengah populasi dunia. Apabila setengah populasi ini tidak aktif secara ekonomi maka perekonomian negara mengalami penurunan dari segi produktifitas. Oleh karena itu perlunya upaya dilakukan untuk meningkatkan kesetaraan laki-laki dan perempuan termasuk di bidang ekonomi. Akses perempuan terhadap pendapatan dapat meningkatkan otonomi, status ekonomi dan sosial mereka. Perempuan juga dapat merubah relasi kuasa antara perempuan dan laki-laki, termasuk di level rumah tangga, misalnya dengan meningkatnya kontrol perempuan terhadap budget rumah tangga yang akan dibelanjakan. 

Memperbaiki kesempatan ekonomi perempuan juga merupakan kunci untuk mengurangi kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi. Partisipasi angkatan kerja perempuan dan pendapatannya yang meningkat akan berdampak pada kemiskinan yang akan berkurang dan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Sehingga manafaat yang diperoleh pun tidak hanya perempuan tetapi juga laki-laki, anak-anak dan masyarakat secara keseluruhan.

Upaya peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang ekonomi pada saat ini dapat dilakukan dengan memberdayakan mereka untuk dapat mengakses hak-hak ekonomi mereka seperti hak bekerja dan memperoleh pendapatan. Wirausaha merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan partisipasi ekonomi perempuan Muslimah di ranah publik namun mereka tetap dapat menyeimbangkannya dengan peran di ranah privat. Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi perempuan untuk berperan dalam perberdaaan ekonomi dan bisnis termasuk di sektor wirausaha sebagaimana disinggung di atas. Oleh karena itu untuk meningkatkan partisipasi ekonomi perempuan maka perempuan perlu dididik dan diberikan keterampilan. 

Ekonomi dan bisnis Islam memberikan ruang yang sama untuk pemberdayaan perempuan dibidang ekonomi. Melalui prinsip ekonomi Islam yaitu: prinsip keadilan, kesetaraan, dan etika.  Selanjutnya ekonomi Islam  mendukung perempuan berperan dalam mengkases sumberdaya dan keuangan serta ruang untuk berkontribusi dalam kehidupan masyarakat. Peningkatan perempuan dalam bidang ekonomi dan bisnis Islam ini menjadi sangatlah penting karena akan berperngaruh besar pula terhadap perkembangan ekonomi dan bisnis secara menyeluruh dalam setiap sektornya.