Skip to main content
x
Foto:Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan.

Tak Pakai Rem! Awal 2026, Pemkot Kotamobagu Lelang Proyek Infrastruktur Rp 8 Miliar.

Kotamobagu,WartaPrima.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu langsung tancap gas di awal tahun 2026. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sejumlah paket pekerjaan strategis dengan total anggaran Rp8 miliar dipastikan siap dilelang, tanpa kompromi dan tanpa penundaan,Senin (02/02/2026).

Langkah cepat ini menegaskan komitmen Pemkot Kotamobagu untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tepat waktu, terukur, dan memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Pemerintah tidak ingin proyek strategis tersendat hanya karena persoalan administrasi atau lemahnya perencanaan.

Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan, menegaskan bahwa sektor transportasi menjadi prioritas utama tahun ini. Fokus diarahkan pada peningkatan kualitas jalan strategis dengan standar aspal hotmix yang layak dan berdaya tahan.

“Ada empat paket pekerjaan jalan yang akan dilelang. Tiga titik sudah ditetapkan, sementara satu paket lainnya bersifat tersebar di wilayah kota,” tegas Claudy saat ditemui di Kantor Wali Kota Kotamobagu.

Ruas jalan yang masuk dalam daftar peningkatan meliputi Jalan Ampera, Jalan Ibolian, dan Jalan Zakaria Imban. Sementara paket jalan tersebar mencakup Jalan Cempaka, Lanjutan Pasar Poyowa Kecil, serta Jalan 45 di Kelurahan Motoboi Kecil.

Selain infrastruktur jalan, Dinas PUPR juga memberi perhatian serius pada penataan ruang publik. Salah satu proyek yang paling dinantikan masyarakat adalah rehabilitasi Taman Kota di Jalan Ahmad Yani, yang akan mengalami perubahan konsep secara menyeluruh.

Berbeda dari sebelumnya, Taman Kota akan didesain lebih fungsional dan produktif. Pemerintah berencana menjadikannya ruang interaksi publik sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Taman ini akan kami tata agar ramah bagi UMKM, seperti penjualan kopi dan kuliner. Harapannya, kawasan ini menjadi pusat ekonomi baru di jantung kota,” jelas Claudy.

Tak hanya itu, penataan kawasan Gelora Ambang serta kelanjutan pembangunan Taman Paloko Kinalang juga masuk dalam daftar prioritas lelang tahun 2026.

Saat ini, tim teknis Dinas PUPR tengah merampungkan seluruh dokumen administrasi, spesifikasi teknis, hingga detail perencanaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh paket pekerjaan siap dilelang tanpa celah hukum maupun teknis.

“Target kami jelas: proses lelang harus berjalan lancar dan pembangunan segera bergerak. Manfaatnya harus cepat dirasakan masyarakat Kotamobagu,” (Bams*/)