Skip to main content
x
Penutupan Kegiatan TMMD Ke-119 Kodim 0426/TB di Desa Sungai Badak

Menggapai Kemajuan dari Belenggu Infrastruktur yang Membatasi Desa Sungai Badak

Feature
Oleh : Letkol Kav Delvy Marico, S.E., M.I.P. (Dansatgas TMMD Reguler Ke-119 Ta 2024 Kodim 0426/Tulang Bawang)

 

Diantara Keindahan Alam Dan Perjuangan Melawan Kendala Infrastruktur

Desa Sungai Badak, sebuah hamparan tanah subur yang terletak di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, mungkin terdengar seperti surga bagi petani sawit dan karet. Namun, di balik keindahan alamnya, tersembunyi kisah perjuangan kehidupan. Mayoritas penduduk desa ini hidup dari hasil perkebunan, namun mereka terjebak dalam perjuangan melawan kendala akses jalan yang menyulitkan, upaya mereka untuk mengoptimalkan pendapatan terhambat oleh kendala infrastruktur yang serius.


Menghadapi Tantangan Dengan Keterbatasan Akses Jalan

Ketika matahari terbit, warga Desa Sungai Badak sudah bersiap-siap untuk menghadapi hari yang penuh tantangan. Mereka harus berjuang melewati medan yang sulit, sering kali berakhir dengan kesulitan membawa hasil panen mereka. 

Keterbatasan akses jalan yang harus dihadapi warga Desa Sungai Badak
Keterbatasan akses jalan yang harus dihadapi warga Desa Sungai Badak

 

Hingga saat ini, warga Desa Sungai Badak terpaksa mengeluarkan biaya ekstra untuk mengangkut hasil panen mereka. Tidak adanya akses jalan yang layak menjadi penghalang utama bagi masyarakat desa ini, membuat mereka harus bergantung pada sewa ojek motor dan perahu untuk membawa hasil kebun ke tempat penjualan.


Tantangan Ketersediaan Air Bersih di Desa Sungai Badak

Mencari Mata Air Tersembunyi di Tengah Gambut
Mencari Mata Air Tersembunyi di Tengah Gambut

 

Dalam hamparan rawa dan tanah gambut yang memeluk Desa Sungai Badak, sebuah tantangan besar mengintai ketersediaan air bersih yang tak terjamin. Kualitas air yang buruk menjadi cerminan dari perjuangan yang harus dihadapi setiap harinya oleh warga desa ini.
"kalau air disini banyak Pak, tapi airnya itu kuning berkarat begini Pak" jelas salah seorang warga sambil memperlihatkan secumpuk air diatas tanganya yang dia ambil dari penampungan ember di teras depan rumahnya.

Sinar Harapan di Desa Sungai Badak, Program TMMD Ke 119 Membawa Perubahan Positif

Pembukaan TMMD Ke-119 Kodim 0426/TB yang membawa harapan baru
Pembukaan TMMD Ke-119 Kodim 0426/TB yang membawa harapan baru

 

Angin segar kini menerpa Desa Sungai Badak dengan kedatangan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 119 Ta 2024 yang mengusung tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkna Percepatan Pembangunan di Wilayah” . Dengan penuh semangat, Kodim 0426/Tulang Bawang memimpin pelaksanaan program ini, memberikan harapan baru bagi warga untuk masa depan yang lebih baik.

Seorang warga setempat yang telah lama menanti perubahan ini, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya, "TMMD Ke 119 adalah sinar harapan bagi kami," katanya dengan penuh keyakinan. "Kami berharap infrastruktur yang dibangun oleh Kodim 0426/Tulang Bawang akan membawa kemudahan akses dan meningkatkan kesejahteraan serta ekonomi desa kami."

Program TMMD Ke 119 tidak hanya tentang membangun jalan dan infrastruktur, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi warga secara menyeluruh. Dukungan dari pemerintah dan semangat gotong royong masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan program ini.

Melalui upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat, harapan akan akses jalan yang layak dan pembangunan berkelanjutan di Desa Sungai Badak semakin dekat. Program TMMD Ke 119 telah membawa sinar baru bagi desa ini, dan warga pun optimis bahwa masa depan cerah sedang menanti.


Membuka Jalan Menuju Harapan di Desa Sungai Badak

Kisah perjuangan Desa Sungai Badak tak lepas dari tantangan tak terduga yang dihadapi, terutama dalam akses transportasi yang terbatas. Meski pemerintah pernah berupaya membuka jalur jalan di masa lalu, namun medan yang berat membuat upaya tersebut terhenti di tengah jalan. Kini, harapan tumbuh kembali ketika Kodim 0426/Tulang Bawang turun tangan dengan menurunkan alat berat excavator, memulai kembali upaya pembukaan jalan yang begitu dinantikan oleh warga. Pembukaan akses jalan ini bukan sekadar jalan menuju kemajuan, tetapi juga merupakan nadi kehidupan ekonomi bagi masyarakat, terutama petani perkebunan sawit dan karet. Dengan terbukanya akses jalan, bukan hanya waktu tempuh yang dipersingkat, tetapi juga beban biaya tambahan yang selama ini harus dikeluarkan warga untuk menyewa ojek motor atau perahu sungai dapat terpotong.

Proses pembukaan akses jalan menggunakan excavator
Proses pembukaan akses jalan menggunakan excavator

 

Kehadiran Kodim 0426/Tulang Bawang dalam melanjutkan pembukaan akses jalan di Desa Sungai Badak membawa sinar harapan bagi warga, yang telah lama menghadapi keterbatasan dalam mengakses pasar dan mengangkut hasil perkebunan mereka. Jalur alternatif melalui sungai, meskipun ada, juga tidak lepas dari biaya tambahan yang harus dikeluarkan. Namun, dengan pembukaan akses jalan ini, bukan hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi lokal. Semangat gotong royong pun semakin teruji, di mana masyarakat turut aktif membantu dalam proses pembangunan, menggambarkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan perubahan yang diimpikan.


Kisah Heroik Pembangunan Jembatan oleh Satgas TMMD Kodim 0426/Tulang Bawang

Pengiriman logistik pembangunan jembatan yang harus menggunkan perahu
Pengiriman logistik pembangunan jembatan yang harus menggunkan perahu

 

Satgas TMMD Kodim 0426/Tulang Bawang telah menghadapi tantangan luar biasa dalam pembangunan jembatan di Desa Sungai Badak. Mengatasi keterbatasan akses jalan, mereka dengan gigih menggunakan jalur sungai serta perahu untuk mengangkut bahan material yang diperlukan, termasuk batu, pasir, semen, dan besi. Keputusan ini tidak hanya menunjukkan dedikasi yang luar biasa tetapi juga mengeksploitasi kreativitas dalam mengatasi rintangan fisik yang menghadang. Mereka bahkan memikul kayu yang diperlukan untuk pembangunan jembatan itu sendiri, menunjukkan tekad yang tak kenal lelah untuk memberikan akses yang lebih baik kepada warga di daerah terpencil ini.

Dibalik upaya keras Satgas TMMD Kodim 0426/Tulang Bawang, terdapat cerita inspiratif tentang semangat gotong royong dan kebersamaan. Meskipun dihadapkan pada tantangan besar, para anggota satgas bersatu padu, bekerja sama dengan masyarakat setempat, untuk mewujudkan pembangunan jembatan yang vital bagi mobilitas dan ekonomi Desa Sungai Badak. Jembatan yang mereka bangun bukan hanya menyambungkan jalur-jalur terputus, tetapi juga menghubungkan hati-hati yang terikat oleh semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Meniti Kebersamaan dan Semangat Gotong Royong

Di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan infrastruktur, muncul sebuah cerita yang menggugah tentang kebersamaan dan kemanunggalan antara masyarakat dan aparat. Warga sekitar sering menyebutnya Jembatan Perkim, yang menjadi simbol kemajuan bagi warga sekitar, menghadapi tantangan serius akibat erosi akibat hujan. Namun, semangat gotong royong dan kebersamaan muncul ketika TMMD Kodim 0426/Tulang Bawang turun tangan untuk membangun talud sebagai solusi. Di balik kegiatan konstruksi, terbentanglah pemandangan yang memukau warga, termasuk anak-anak, turut serta dalam proses tersebut, memperkuat ikatan sosial di antara mereka. Mereka tidak hanya menyumbangkan tenaga fisik, tetapi juga membawa semangat baru, di mana satgas TMMD bukan hanya sekadar aparat, tetapi juga teman bermain yang baru bagi anak-anak di sana.

Satgas TMMD Kodim 0426/TB yang menjadi teman baru anak-anak Desa Sungai Badak
Satgas TMMD Kodim 0426/TB yang menjadi teman baru anak-anak Desa Sungai Badak

 

Keberhasilan pembangunan talud untuk memperbaiki jembatan yang vital ini bukan hanya tentang peningkatan infrastruktur, tetapi juga menggambarkan keberhasilan nyata dalam membangun kemanunggalan dan rasa memiliki di antara masyarakat lokal. Dari para pemuda yang berjuang membawa batu dan pasir, hingga anak-anak yang riang bersama satgas TMMD. Dalam proses ini, tidak hanya jembatan yang diperbaiki, tetapi juga hati dan semangat bersama masyarakat, menciptakan fondasi yang kokoh untuk masa depan yang lebih baik. Jembatan Perkim bukan hanya menjadi jalan fisik, tetapi juga jalur kebersamaan yang menghubungkan satu sama lain, mewujudkan mimpi bersama akan masa depan yang lebih cerah bagi mereka dan generasi mendatang.


Kisah Kebersamaan dan Penghormatan yang Menginspirasi

Perakitan besi pembangunan jembatan
Perakitan besi pembangunan jembatan

 

Kesuksesan sebuah kegiatan tidak selalu diukur dari sejauh mana program-programnya terlaksana, tetapi juga dari kehangatan kebersamaan dan semangat gotong royong yang terpancar dalam setiap langkahnya. Hal ini terbukti dalam kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) di Desa Sungai Badak, di mana tidak hanya tugas fisik dan non-fisik berjalan lancar, tetapi juga atmosfer kebersamaan yang membangun.

Letkol Inf Triano Iqbal saat cek lokasi kegiatan TMMD
Letkol Inf Triano Iqbal saat cek lokasi kegiatan TMMD

 

Sukses ini juga menjadi penghormatan kepada Letkol Inf Triano Iqbal, kala masih menjabat sebagai Dandim Kodim 0426/Tulang Bawang, beliau yang telah memimpin dengan teladan dan semangat juangnya. Bahkan, memori akan dedikasinya terpancar dari langkah pertama beliau yang membelah semak belukar untuk memastikan lokasi sasaran kegiatan. Dalam satu kisah yang menginspirasi, keberhasilan tidak hanya terukir dalam tuntasnya tugas, tetapi juga dalam cerita tentang solidaritas dan dedikasi yang membawa perubahan nyata bagi masyarakat setempat.

Desa Sungai Badak Bersinar, Terima Kasih TNI

 Brigjen TNI Iwan Ma'ruf Zainudin, S.E. saat menghadiri upacara penutupan TMMD Ke-119 di Desa Sungai Badak
 Brigjen TNI Iwan Ma'ruf Zainudin, S.E. saat menghadiri upacara penutupan TMMD Ke-119 di Desa Sungai Badak

 

Dengan perayaan penutupan TMMD Ke-119 Kodim 0426/Tulang Bawang, Desa Sungai Badak merayakan perubahan luar biasa yang telah membawa mereka keluar dari bayang-bayang kesulitan yang selama ini menghantui. Dari jalan-jalan yang ditinggalkan menjadi lancar, hingga akses ke layanan dasar yang lebih baik, TMMD telah menjadi katalisator bagi perubahan yang mempesona dalam kehidupan sehari-hari warga. Kepala Desa Sungai Badak tidak bisa menahan rasa terima kasihnya kepada TNI dan pemerintah, yang telah mendengarkan dan merespons dengan penuh pengertian akan keresahan serta harapan-harapan warga. Dengan harapan baru yang berkembang, Desa Sungai Badak siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerah dan penuh potensi.


TNI Terus Ukir Jejak Garis Depan Pembangunan Bangsa

Kesuksesan kegiatan TMMD Ke-119 Kodim 0426/TB
Kesuksesan kegiatan TMMD Ke-119 Kodim 0426/TB

 

Dalam perjalanan menuju kemajuan yang inklusif, TNI dan pemerintah telah menjalin kemitraan yang kuat untuk menghadirkan sentuhan pembangunan di desa-desa terpencil. Desa Sungai Badak, sebagai cerminan dari tantangan pembangunan yang masih dihadapi, menjadi sorotan dalam upaya bersama menciptakan perubahan yang nyata. Tanpa kenal lelah, TNI terus mengukir jejaknya di garis depan, membawa harapan dan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam setiap langkahnya, semangat untuk menghadirkan perubahan yang berarti dan berkelanjutan tetap membara, menandai komitmen TNI untuk terus berjuang demi kesejahteraan rakyat.