Skip to main content
x
PMII Rayon Khalid bin Walid Gelar Mapaba

PMII Rayon Khalid bin Walid Gelar Mapaba, Diikuti 93 Mahasiswa FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

BENGKULU — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Khalid bin Walid Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) pada 4–6 September 2026 di Gedung Asrama Haji Kota Bengkulu. Kegiatan tersebut diikuti 93 mahasiswa semester pertama FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Mapaba mengusung tema “Tajdidun Niat Menuju Khidmat”. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi awal PMII untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, intelektualitas, serta tradisi dan kultur organisasi kepada mahasiswa baru.

Selama kegiatan, para peserta mendapatkan sejumlah materi wajib kaderisasi, di antaranya Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), Keindonesiaan, Keislaman, Antropologi Kampus, dan Analisis Diri. Selain materi wajib tersebut, peserta juga memperoleh berbagai materi pendukung yang dirancang untuk menambah wawasan dan membangun kesiapan peserta dalam menjalani kehidupan akademik maupun organisasi.

Penyampaian materi dilakukan dalam suasana interaktif. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan penuh semangat persahabatan. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi bagian dari proses kaderisasi, sekaligus mempererat silaturahmi dan rasa kekeluargaan antarmahasiswa.

Sejumlah tokoh dan pengurus PMII turut hadir dalam pembukaan kegiatan. Di antaranya Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I. selaku Majelis Pembina Rayon; Irwansyah, M.Ag. dari KPU Kota Bengkulu; Muhammad Misbah, M.H. dari KPID Bengkulu; serta Afri Sukandar, M.Pd. dari Pesantren Pancasila. Kader lain yang hadir Mahirun, S.Ag, M. Fauzan, S.Sos., Rizal Agusriawan, S.So, Ronal, S.Pd. dan sejumlah senior lainnya yang sangat aktif dan antusias

Turut hadir Ketua Cabang PMII Kota Bengkulu Habib Bukhori, Ketua Komisariat PMII UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Asep Syaifullah, Ketua Rayon Khalid bin Walid Adit Verza, Ketua KOPRI Rayon Khalid bin Walid Hamidatus Solehah, serta sejumlah kader dari berbagai tingkatan. Kegiatan tersebut juga didukung oleh jajaran panitia yang diketuai Rahul.

Dalam sambutannya, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I. berpesan kepada peserta agar menjadi mahasiswa yang mampu menyeimbangkan zikir, pikir, dan amal saleh.

“Jadilah mahasiswa yang zikir, pikir, dan amal saleh,” pesan Wira.

Ia menilai pesan tersebut sejalan dengan tema “Tajdidun Niat Menuju Khidmat”, yang menekankan pentingnya memperbarui niat dalam menjalani proses pendidikan, kaderisasi, dan pengabdian.

Sementara itu, Ketua Cabang PMII Kota Bengkulu Habib Bukhori berpesan kepada para peserta agar menjadi kader ulul albab, yakni kader yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir sekaligus memiliki kedalaman spiritual dan kepedulian terhadap persoalan sosial.

“Jadilah kader ulul albab,” pesan Habib kepada peserta.

Ketua Rayon Khalid bin Walid, Adit Verza, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Ia mengajak peserta untuk terus mengikuti proses kaderisasi dengan penuh semangat dan menjadikan setiap tahapan sebagai ruang untuk berkembang.

“Proses kaderisasi ini harus terus berjalan. Terus semangat menuju hari esok yang lebih baik,” ujar Adit.

Dengan mengikuti Mapaba, para mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami dasar-dasar PMII, tetapi juga memiliki bekal untuk mengembangkan potensi diri, membangun solidaritas, serta berkontribusi dalam kehidupan kampus dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut ditutup dengan semangat kebersamaan dan persahabatan. Antusiasme 93 peserta menjadi bagian penting dalam proses awal kaderisasi PMII Rayon Khalid bin Walid, sekaligus menjadi langkah awal untuk membangun generasi kader yang berlandaskan nilai keislaman, keindonesiaan, intelektualitas, dan pengabdian.