TMMD ke-126 Tuntas, Infrastruktur Desa Batu Raja R Mendukung Peningkatan Kesejahteraan
BENGKULU UTARA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0423/Bengkulu Utara resmi ditutup pada Kamis, 6 November 2025 kemarin, dalam upacara di Lapangan Kantor Kecamatan Hulu Palik. Penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han.
Program TMMD yang difokuskan di Desa Batu Raja R, Kecamatan Hulu Palik, telah mencapai hasil pembangunan 100 persen, baik sasaran fisik maupun non fisik. Sasarannya antara lain pengerasan jalan, penuiapan badan jalan, rapat beton, peningkatan fasilitas umum, hingga pembangunan sarana pendukung kawasan wisata desa setempat.
Dalam amanatnya, Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han, menegaskan bahwa TMMD merupakan bagian dari komitmen TNI untuk hadir membantu mempercepat pembangunan di wilayah.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi membangun kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong. Saya berharap hasil yang telah diwujudkan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-126 Kodim 0423/BU Letkol Czi Muhamad Jumali, S.T.M.MT. menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya warga Desa Batu Raja R yang ikut bergotong royong selama pelaksanaan.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Apa yang telah dibangun merupakan aset desa yang harus dirawat agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan, khususnya untuk mendukung ekonomi masyarakat dan pengembangan potensi pariwisata desa,” ujarnya.
Kepala Desa Batu Raja R Bapak Renaldi juga menyampaikan apresiasi dari masyarakat.
“Dulunya akses jalan menuju lokasi wisata sulit dilalui. Sekarang sudah terbuka, kendaraan lebih mudah masuk, dan peluang ekonomi mulai bergerak. Terima kasih kepada TNI yang telah bekerja dengan tulus dan bersama masyarakat,” ungkapnya.
Dengan rampungnya TMMD ke-126, masyarakat berharap pembangunan yang ada dapat terus meningkatkan kesejahteraan dan menjadi titik awal kebangkitan potensi desa, baik sektor pertanian maupun pariwisata.
