Skip to main content
x
Nasional
Vanessa Angel saat digrebek di salah satu hotel di Surabaya

Vanessa Angel Terlibat Kasus Prostitusi Online

Wartaprima.com - Dua artis cantik Vanessa Angel dan temannya berinisial AV ditangkap Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, pada Sabtu (05/01/2019).

Mereka diamankan saat penggerebekan di sebuah hotel di Surabaya yang disalahgunakan sebagai ajang transaksi prostitusi yang melibatkan artis cantik dan terkenal.

Dua artis bersama pihak manajernya dan mucikari turut diamankan di dalam hotel tersebut.

Pantauan di lokasi, iring-iringan mobil anggota bersama pelaku prostitusi itu perlahan masuk ke halaman Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

Dua wanita cantik yang diduga sebagai mucikari prostitusi artis terselubung mulai terlihat membuka pintu turun dari mobil.

Mereka tampak tergopoh-gopoh sembari menutup wajahnya mengindari sorotan kamera awak media yang saat itu telah menunggu kedatangannya.

Tidak ada satupun kata yang keluar dari bibir manis artis VA tersebut.

Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara Syarifuddin membenarkan artis VA ditangkap lantaran diduga terlibat kejahatan asusila prostitusi online.

"Mereka (Artis VA) bersama pria bukan suami istri ditangkap saat berhubungan badan," ungkapnya di Mapolda Jatim

Kepastian bahwa artis yang ditangkap adalah Vanessa Angel, artis yang diberitakan pernah berteman dekat dengan artis FNJ, selingkuhan Wawan alias Tubagus Chaeri Wardana, disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

"Itu Vanessa Angel yang ditangkap prostitusi itu bukan dari saya, tapi dari Wadir Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara. Tulis saja itu," kata Kombes Pol Frans Barung kepada Kompas.com, Sabtu (5/1/2019).

Kedua artis tersebut diduga terlibat prostitusi online di sebuah hotel di area Surabaya.

Menurut laporan, dari bukti yang diperiksa kepolisian diketahui tarif transaksi yakni Rp 80 juta.

Bukti yang disita kepolisian sementara ini adalah percakapan transaksi prostitusi online, yang awalnya diduga menjerumus ke pelecehan seksual.

Ternyata, saat dikonfirmasi, bukti tersebut tidak mengarah ke pelecehan seksual, tetapi prostitusi online. [Sy]