Cara Cek BPOM Saat Memilih Jamu Agar Aman Dikonsumsi
Wartaprima.com - Jamu telah menjadi bagian dari budaya dan gaya hidup masyarakat Indonesia. Dari jamu tradisional hingga jamu modern yang dikemas praktis, produk herbal ini banyak diminati karena dipercaya memberi manfaat kesehatan. Namun, di balik popularitasnya, masyarakat perlu tetap waspada. Tidak semua jamu yang beredar di pasaran terjamin keamanannya. Beberapa produk bahkan bisa mengandung bahan berbahaya atau dipasarkan secara ilegal.
Untuk memastikan jamu yang dikonsumsi aman, langkah pertama adalah mengecek apakah produk tersebut terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Produk jamu yang sudah mendapat izin edar BPOM telah melalui uji keamanan dan mutu, sehingga konsumen bisa lebih tenang saat mengonsumsinya. BPOM sendiri menyediakan berbagai fasilitas untuk memudahkan masyarakat melakukan pengecekan.
Salah satu cara paling mudah adalah melalui website resmi BPOM di alamat cekbpom.pom.go.id. Di situs ini, konsumen bisa mencari jamu berdasarkan nomor registrasi, nama produk, atau nama perusahaan pendaftar. Begitu data dimasukkan, informasi lengkap mengenai produk akan muncul, termasuk status izin edar, komposisi bahan, dan nama produsen. Dengan begitu, Anda bisa langsung mengetahui apakah jamu tersebut resmi atau berisiko dikonsumsi.
Selain melalui website, BPOM juga menyediakan aplikasi mobile Cek BPOM yang bisa diunduh di Google Play Store atau App Store. Dengan aplikasi ini, pengecekan jamu menjadi lebih cepat dan praktis. Cukup masukkan informasi yang tertera di kemasan, seperti nomor registrasi atau nama produk, maka status legalitas produk akan muncul secara instan. Aplikasi ini selalu diperbarui sehingga informasi yang ditampilkan tetap akurat.
Untuk cara yang lebih praktis saat berbelanja, masyarakat bisa memanfaatkan fitur pemindaian kode QR atau barcode yang tersedia di aplikasi BPOM Mobile. Dengan memindai kode pada kemasan jamu, semua informasi resmi tentang produk akan muncul secara otomatis. Metode ini sangat berguna ketika Anda membeli jamu di toko atau pasar modern dan ingin segera memastikan keamanannya.
Meski pengecekan cukup mudah, konsumen tetap harus teliti. Pastikan nomor registrasi, nama produk, dan nama pendaftar sesuai dengan informasi yang tertera pada kemasan. Jika jamu tidak terdaftar di BPOM atau data tidak sesuai, sebaiknya jangan dibeli.
Mengecek izin edar BPOM sebelum membeli jamu menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan. Dengan membiasakan diri meneliti legalitas produk, masyarakat tidak hanya melindungi diri sendiri dari risiko jamu palsu atau berbahaya, tetapi juga turut mendukung peredaran produk yang aman dan berkualitas di Indonesia.
