Sinergi TNI dan Masyarakat, Membentuk Masa Depan Desa Tobamawu dengan Batako
Di bawah sinar matahari pagi yang cerah pada tanggal 18 Mei 2024, Desa Tobamawu menjadi saksi dari semangat gotong royong yang luar biasa. Suara cetakan batako yang berirama dan tawa riang warga desa mengiringi langkah-langkah mantap para anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 yang sedang sibuk membuat batako. Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur, tetapi juga menggambarkan harmonisasi antara TNI dan masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik.
Dipimpin oleh Babinsa Desa Tobamawu, Serka Noldi, kegiatan pembuatan batako ini merupakan salah satu dari rangkaian program TMMD ke-120 tahun 2024. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan melalui pembangunan infrastruktur yang memadai. Dengan melibatkan anggota Satgas TMMD dan masyarakat setempat, proses pembuatan batako ini menjadi sebuah momentum pemberdayaan yang signifikan.
Letkol Inf. Hasroel Tamin, S.H., M.Hub.Int, selaku Komandan Satgas TMMD, menjelaskan pentingnya kegiatan ini dalam mempercepat pembangunan desa. "Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih baik dan sejahtera," ujarnya dengan penuh semangat. Tidak hanya sekadar membuat batako, para anggota Satgas TMMD juga memberikan pelatihan singkat kepada warga tentang teknik pembuatan batako yang baik dan benar. Diharapkan, ilmu yang diberikan dapat diterapkan oleh warga secara mandiri di kemudian hari.
Kehadiran TNI di Desa Tobamawu disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh warga setempat. Salah satu warga, Pak Arman, mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Kami sangat berterima kasih kepada anggota TNI yang telah membantu kami. Ini sangat berarti bagi kami," tuturnya dengan mata yang berbinar. Baginya, batako yang dihasilkan bukan sekadar bahan bangunan, melainkan simbol harapan baru untuk rumah layak huni (RTLH) dan jamban yang layak di desanya.
Pemandangan di lokasi pembuatan batako penuh dengan keceriaan. Warga, dari yang muda hingga yang tua, bahu-membahu membantu proses pembuatan. Mereka tidak hanya belajar teknik pembuatan batako, tetapi juga merasakan langsung semangat kebersamaan dan gotong royong. Dalam suasana seperti ini, tidak ada lagi jarak antara TNI dan masyarakat; mereka menyatu dalam tujuan yang sama: membangun desa Tobamawu yang lebih baik.
Program TMMD merupakan program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang fokus pada percepatan pembangunan di daerah tertinggal, terisolasi, dan perbatasan. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut, memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya.
Ketika sore menjelang dan aktivitas pembuatan batako berakhir, senyum kepuasan terpancar di wajah setiap orang yang terlibat. Hasil kerja keras mereka, batako-batako yang tertata rapi, menjadi bukti nyata dari kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat. Desa Tobamawu kini memiliki fondasi yang kuat, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara sosial, untuk membangun masa depannya yang lebih cerah.
(JL)
