Skip to main content
x
Yosia Yodan, pemilik HighScope Indonesia Bengkulu, secara resmi membuka Yodan Street Food Festival di pelataran HighScope Kota Bengkulu.

Yosia Yodan, Resmi Membuka Yodan Street Food Festival di HighScope Kota Bengkulu

Bengkulu - Yosia Yodan, pemilik HighScope Indonesia Bengkulu, secara resmi membuka Yodan Street Food Festival di pelataran HighScope Kota Bengkulu. Festival ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, dari Jumat (4/10/24) hingga Minggu (7/10/24), dan akan menjadi ajang bagi masyarakat Kota Bengkulu untuk menikmati beragam acara menarik, termasuk bazar UMKM, fashion show, modern dance, dan hiburan musik yang menampilkan bakat lokal.

Yosia Yodan menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk lebih mengenalkan HighScope Bengkulu kepada masyarakat. Dia menekankan bahwa HighScope tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan kreativitas anak, serta meningkatkan keterampilan sosial dan daya tarik bagi generasi muda.

"Kami berharap melalui festival ini, anak-anak dan remaja memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri secara kreatif dan menumbuhkan rasa percaya diri," ujar Yosia.

Festival ini juga memberikan peluang bagi para pelaku UMKM lokal. Yosia mengungkapkan bahwa sekitar 15 hingga 20 UMKM dari berbagai sektor, seperti kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan, turut berpartisipasi dalam bazar ini.

Yosia Yodan, pemilik HighScope Indonesia Bengkulu, secara resmi membuka Yodan Street Food Festival di pelataran HighScope Kota Bengkulu. Festival ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, dari Jumat (4/10/24) hingga Minggu (7/10/24), dan akan menjadi ajang bagi masyarakat Kota Bengkulu untuk menikmati beragam acara menarik, termasuk bazar UMKM, fashion show, modern dance, dan hiburan musik yang menampilkan bakat lokal.  Yosia Yodan menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk lebih mengenalkan HighScope Bengkulu kepada masyarakat. Dia menekankan bahwa HighScope tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan kreativitas anak, serta meningkatkan keterampilan sosial dan daya tarik bagi generasi muda.  "Kami berharap melalui festival ini, anak-anak dan remaja memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri secara kreatif dan menumbuhkan rasa percaya diri," ujar Yosia.  Festival ini juga memberikan peluang bagi para pelaku UMKM lokal. Yosia mengungkapkan bahwa sekitar 15 hingga 20 UMKM dari berbagai sektor, seperti kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan, turut berpartisipasi dalam bazar ini.  Tujuan utamanya, lanjut Yosia, adalah agar UMKM di Bengkulu semakin dikenal dan dapat meningkatkan daya saingnya. “Dengan memberikan ruang bagi UMKM untuk tampil, kami ingin mendorong usaha lokal agar bisa naik kelas dan berkompetisi di pasar yang lebih luas,” katanya.  Pada hari pertama festival, pengunjung disuguhkan lomba fashion show yang menarik perhatian banyak pihak. Acara ini semakin meriah dengan kehadiran Nessa Sandia, pemenang Little Miss Tionghoa Indonesia, sebagai juri utama.  Lomba fashion show ini dinilai dari berbagai aspek, seperti pose, atraksi, penguasaan panggung, dan kepercayaan diri para peserta dalam mengenakan busana pilihan mereka. Kehadiran Nessa tidak hanya menambah keseruan kompetisi, tetapi juga menginspirasi para peserta dan pengunjung untuk lebih mengenal dunia modeling serta pentingnya percaya diri di atas panggung.  Selain lomba fashio

Tujuan utamanya, lanjut Yosia, adalah agar UMKM di Bengkulu semakin dikenal dan dapat meningkatkan daya saingnya. “Dengan memberikan ruang bagi UMKM untuk tampil, kami ingin mendorong usaha lokal agar bisa naik kelas dan berkompetisi di pasar yang lebih luas,” katanya.

Pada hari pertama festival, pengunjung disuguhkan lomba fashion show yang menarik perhatian banyak pihak. Acara ini semakin meriah dengan kehadiran Nessa Sandia, pemenang Little Miss Tionghoa Indonesia, sebagai juri utama.

Lomba fashion show ini dinilai dari berbagai aspek, seperti pose, atraksi, penguasaan panggung, dan kepercayaan diri para peserta dalam mengenakan busana pilihan mereka. Kehadiran Nessa tidak hanya menambah keseruan kompetisi, tetapi juga menginspirasi para peserta dan pengunjung untuk lebih mengenal dunia modeling serta pentingnya percaya diri di atas panggung.

Selain lomba fashion, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan hiburan lainnya, termasuk modern dance yang menampilkan talenta muda, serta suguhan musik dari para musisi lokal.

Acara puncak yang akan berlangsung pada hari Minggu diharapkan menjadi momen yang paling dinantikan, dengan penampilan spesial dari Choky, vokalis Cholesterol Band, yang siap menghibur penonton dengan lagu-lagu hits. Puncak acara ini juga akan disertai dengan pembagian hadiah bagi para pemenang kompetisi yang digelar selama festival.

Yodan Street Food Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukatif yang berusaha memupuk jiwa kewirausahaan di kalangan anak-anak dan remaja, serta membangun solidaritas antara pelaku UMKM dan masyarakat luas.