Ketua FKUB Bengkulu Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden demi Stabilitas Nasional
Bengkulu – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. Rohimin, M.Ag., menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap stabilitas keamanan dan kerukunan nasional.
Prof. Rohimin yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menilai, posisi Polri di bawah Presiden merupakan bagian penting dari sistem ketatanegaraan yang bertujuan menjaga independensi serta netralitas institusi kepolisian.
“Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kerukunan masyarakat. Karena itu, sudah tepat jika Polri tetap berada langsung di bawah Presiden,” ujar Prof. Rohimin.
Menurutnya, penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan dan dapat mengganggu fokus Polri dalam menjalankan tugas sebagai penjaga keamanan nasional.
Sebagai Ketua FKUB, Prof. Rohimin menekankan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama terwujudnya kerukunan antarumat beragama. Tanpa stabilitas keamanan, kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat tidak dapat berjalan dengan baik.
Ia juga berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme, mengedepankan pendekatan humanis, serta menjaga kepercayaan publik dalam setiap pelaksanaan tugasnya.
“Polri yang kuat, profesional, dan independen akan menjadi pilar penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” pungkasnya.
