Ada Jajanan di Lapas Perempuan Bengkulu, Pedagang dan Warga Binaan Berbahagia
BENGKULU - Dalam meningkatkan pelayanan publik bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu mengadakan layanan kunjungan khusus dengan tema "Sabtu Ceria Bersama Keluarga". Tampak antusias dari warga pembinaan dikunjungi keluarga bahkan menariknya didalam Lapas tersebut disediakan puluhan lapak dagang.
Kalapas Perempuan Bengkulu Gayatri Rachmi Rilowati didampingi Kasi Adm Kamtib Lapas Perempuan Bengkulu, Devi Damayanti mengatakan, Sabtu (24/9). Kegiatan kunjungan khusus ini digelar pertama kalinya.
"Hari ini kita menggelar kegiatan kunjungan khusus yakni Sabtu Ceria bersama keluarga di Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu. Kita sengaja mengundang, para pedagang makanan dan minuman dari luar, ada mie ayam, bakso, batagor, minuman aneka es, dan ada juga hasil kuliner dari warga binaan. Tujuan ini, agar para warga binaan seperti masyarakat yang lain," ujarnya.
Gayatri mengatakan, untuk keluarga yang hendak berbelanja sudah disediakan penukaran voucher sehingga tidak ada lagi uang fisik yang beredar.
"Antusias sangat tinggi dari warga binaan maupun keluarga yang ada diluar. Selain itu, untuk berbelanja makanan dan minuman mereka harus menukarkan uangnya dengan voucher. Bisa juga menggunakan kartu atm via debit. Ini kita komitmen agar tidak ada lagi peredaran uang didalam Lapas, gunanya agar tidak terjadi adanya pungli," sampainya.
Terpisah, Ratna salah satu keluarga warga binaan yang berkunjung saat mengapresiasi kegiatan ini. Terutama pihaknya dapat bertemu dengan suasana ceria, yang jarang terjadi pada sebelumnya.
"Saya sangat berterimakasih dengan Ibu Kalapas, karena ini suasana nya sangat berbeda dari sebelumnya. Sangat bahagia sekali, bisa berbelanja juga makanan dan minuman ringan sembari melepaskan rindu dengan keluarga yang ada disini," tandasnya.
Pedagang Batagor, Surya menambahkan pihaknya berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap minggu nya.
"Kami berharap, nanti bisa berkelanjutan setiap minggu. Karena kalau berjualan diluar biasanya kadangan sampai sore baru habis ini, baru dua jam sudah ludes," ujarnya sembari bahagia.
