Efisien Anggaran, Rutan Bengkulu Ikuti Monev IKPA
BENGKULU - Jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB di Bengkulu mengikuti kegiatan Monitoring Evaluasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2023 secara virtual pada kamis (22/2). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah staf pengelolaan Rutan Kelas IIB Bengkulu dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran di lembaga tersebut.
Kegiatan tersebut diisi oleh sejumlah narasumber dari Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan DKI Jakarta, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Direktorat Jenderal Anggaran dan Direktorat Sistem Penganggaran yang menyampaikan materi terkait Pengisian Capaian Kinerja pada Aplikasi SMART dan Aplikasi SAKTI.
Dalam kegiatan Monitoring Evaluasi IKPA ini, para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang indikator kinerja yang harus dipatuhi dan dievaluasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Mereka juga diberikan pengetahuan tentang cara melakukan pengukuran dan pelaporan kinerja sesuai dengan kaidah yang berlaku.
Karutan Bengkulu, Farizal Antony melalui Kasubsi Pengelolaan, Hengki Alowan menjelaskan pentingnya kegiatan ini dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran demi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada warga binaan maupun masyarakat.
"Salah satu fokus utama dari kegiatan tersebut adalah penekanan pada penggunaan anggaran yang efisien dan akuntabel. Para peserta diajarkan untuk memahami pentingnya pengelolaan anggaran secara bijaksana, termasuk dalam hal perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan risiko terjadinya pemborosan atau penyalahgunaan anggaran," ungkap Hengki.
Selain itu, lanjut Hengki kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran terkait praktik terbaik dalam pengelolaan anggaran di masing-masing instansi.
"Meskipun dilaksanakan secara virtual, antusiasme dan keterlibatan para peserta terasa begitu kuat. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman sehingga tercipta suasana kolaboratif yang membangun. Kegiatan ini menjadi forum yang sangat berharga untuk saling belajar dan memperkuat kapasitas dalam mengelola anggaran dengan baik," pungkas Hengki.
